News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 9 Juli 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 21,65 poin atau terkoreksi –0,34% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.324,72 - 6.367,36. Sebanyak 263 saham ditutup melemah, 160 saham menguat dan 123 saham stagnan. Sementara secara sektoral, sebanyak 8 sektor menekan pergerakan IHSG dengan pelemahan terbesar ada pada sektor Pertambangan dan Consumer masing-masing –1,08% dan –0,90%. Melemahnya IHSG kemarin tersebut sejalan dengan pelemahan pasar ekuitas global setelah rilis data utama ketenagakerjaan AS yang solid, meredupkan ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed AS pada pertemuannya akhir bulan ini. Sentimen tersebut juga mendorong investor asing melakukan aksi jual mencapai Rp. 210 miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual antara lain BBNI, BBCA INKP, HMSP dan MNCN.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam kembali ditutup terkoreksi. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,43%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,78% dan Indeks S&P terkoreksi –0,48%. Melemahnya indeks tadi malam dipengaruhi oleh melemahnya saham Apple dan menyurutnya ekspektas pemangkasan suku bunga yang agresif oleh The Fed AS pada pertemuannya bulan ini. Saham Apple tadi malam melemah –2,06% dan menjadi penekan terbesar dalam ketiga indeks tersebut setelah Rosenblatt Securities menurunkan rekomendasi saham Apple dari ”neutral” menjadi ”sell”. Rosenblatt juga mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan Apple akan menghadapi ”kemerosotan fundamental” dalam enam hingga 12 bulan ke depan. Saham-saham sektor teknologi pun kemudian melemah –0,7%. Di sisi lain, pergerakan indeks juga tertekan oleh saham perawatan kesehatan yang melemah –0,8% setelah pernyataan Presiden Trump baru-baru ini tentang perintah eksekutif mendatang yang akan menurunkan harga obat dengan resep. Di sisi lain, solidnya data utama ketenagakerjaan AS yang dirilis akhir pekan kemarin, memaksa investor untuk meredam ekspektasinya terhadap penurunan suku bunga tajam dalam pertemuan The Fed AS akhir bulan ini, terlepas dari masih adanya spekulasi pemangkasan suku bunga. Tadi malam, menurut FedWatch tool CME Group, peluang penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 bps dan 50 bps masing-masing 92% dan 8% dari perkiraan sebelumnya yang masing-masing peluang sebesar 80,1% dan 19,9%. Pelaku pasar di bursa AS juga menantikan testimoni semi tahunan ketua The Fed AS, Jerome Powell, di hadapan Kongres AS pada 10-11 Juli 2019 mendatang untuk mencermati kebijakan moneter jangka pendek The Fed AS dan rilis risalah rapat The Fed Juni 2019 yang dijadwalkan pada Rabu, 10 Juli 2019 mendatang. Selanjutnya, investor juga akan cenderung fokus pada musim laporan keuangan Q2-2019 yang akan dimulai pada pekan depan.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,30% yang didukung oleh sentimen melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar dan mengabaikan pelemahan yang sedang melingkupi mayoritas pasar ekuitas global.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan masih berpotensi rawan akan tekanan seiring dengan pergerakan melemah mayoritas pasar ekuitas global. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6329/6305 - 6371/6390.

Cermati :
AALI. ASII, UNVR, EXCL, RALS
                                 

       
BERITA EMITEN

BKSW : Meraih pinjaman luar negeri dari Qatar National Bank sebesar US$ 75 juta. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk memperbaiki likuiditas utang luar negeri dan untuk mendukung penyaluran kredit.
Rekomendasi : Netral
 
KIJA : Belum memutuskan untuk membeli kembali (buyback) obligasi global senilai US$ 300 juta. Perseroan menganggap hasil RUPST yang merombak dewan direksi dan komisaris sebagai hal yang tidak lazim. Perseroan berencana akan menunggu legal approval terhadap hasil RUPST sebelumnya. Manajemen perseroan akan menelusuri acting in concert yang terjadi untuk ditindaklanjuti.
Rekomendasi : Netral
 
BLUE : Berencana ekspansi ke bisnis percetakan tekstil dan percetakan kertas point of sales tahun ini dengan menggunakan dana hasil IPO.
Rekomendasi : Netral
 
TAXI : Sedang menjajaki kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Jepang dan bakal bertindak sebagai pengelola perusahaan teknologi tersebut di Indonesia. Perseroan juga sedang fokus untuk menuntaskan restrukturisasi utang obligasi senilai Rp. 1 triliun dan perseroan telah meraih restu pemegang saham untuk menjual semua jaminan obligasi untuk membayar utang tersebut ditambah konversi obligasi menjadi saham.
Rekomendasi : Netral
 
IPTV : Berencana memperbesar bisnis televisi berbatar dengan mengakuisisi PT. Digital Vision Nusantara, pengelola merek K-Vision. Dana hasil IPO, sebesar 70% akan diserap untuk modal kerja dan pengembangan anak usahanya MNC Play dan 30% untuk ekspansi MNC Now.
Rekomendasi : Netral
 
ENVY : Berencana menanamkan investasi di warung-warung kelntong di Indonesia. Perseroan ingin meningkatkan value dari toko kelontong ini dengan dukungan teknologi. Dana hasil IPO sebesar 31,4% akan digunakan untuk kegiatan usaha sistem integrasi informatika, 24,56% untuk kegiatan usaha sistem integrasi telekomunikasi dan sisanya untuk pembayaran utang, pengembangan produk dan modal kerja.
Rekomendasi : Netral
 
PPRE : Bekerja sama dengan perusahaan asal Tiongkok untuk pekerjaan pondasi serta soil improvement hingga penyediaan alat berat pada proyek konstruksi di Indonesia.
Rekomendasi : Netral
 
INTP : Memperluas unit usahanya dengan mengucurkan investasi senilai Rp. 250 miliar untuk menggarap produk batu andesit. Tujuan ekspansi tersebut untuk menjamin pasokan batu dengan mutu yang bagus untuk bisnis beton perseroan. Perseroan juga masih membuka kemungkinan untuk melakukan akuisisi pabrik semen pada tahun ini.
Rekomendasi : Netral
DMAS : Perseroan nilai pra penjualan alias marketing sales sebesar Rp 1,22 triliun hingga akhir juni 2019. Pencapaian tersebut setara dengan 97,6% terhadap total target marketing sales Rp 1,25 triliun sepanjang tahun ini. Realisasi marketing sales di paruh pertama tahun ini lebih dari dua kali lipat di bandingkan catatan pada semester I 2018 yakni Rp 561 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
OKAS : Perseroan sedang mengajukan izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) untuk penambangan emas di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Penambangan tersebut melalui anak usahanya PT Indotan Lombok Barat Bangkit. Perseroan membutuhkan dana untuk pengeboran, pembangunan pabrik dan pengembangan infrastruktur dengan total anggaran kirang lebih US$ 25 juta – US$ 30 juta.
Rekomendasi : Netral
 
DYAN : Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 6%. Dengan realisasi pendapatan tahun lalu sebesar Rp 1,03 triliun, perseroan mengincar pendapatan sekitar Rp 1,09 triliun. Hingga saat ini perseroan memiliki sejumlah event tang akan di selenggarakan sepanjang tahun ini. salah satu event yang sudah terselenggara adalah International Motor Show (IMS) yang mampu mencatat rekor transaksi hingga lebih dari Rp 5 triliun.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 19 Juli 201919 Jul 2019 08:44

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 8,69 poin atau menguat 0,14% setelah bergerak sideways dalam range 6.375,62 - 6.407,26. Sebanyak 203 saham ditutup menguat, 203 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Juli 201918 Jul 2019 09:19

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya dengan ditutup turun 7,27 poin atau melemah –0,11% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Juli 201917 Jul 2019 08:46

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 16,35 poin atau terkoreksi –0,26% setelah bergerak sideways dalam range 6.389,39 - 6.428,27. Sebanyak 236 saham ditutup melemah, 158 [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Juli 201916 Jul 2019 09:19

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 44,89 poin atau menguat 0,70% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.405,45 - 6.439,10. Sebanyak 227 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Juli 201915 Jul 2019 09:12

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 43,72 poin atau melemah –0,68% setelah bergerak sideways dalam range 6.369,49 - 6.425,32. Sebanyak 268 saham melemah, 151 [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF