News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 8 Juli 2019

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 2,49 poin atau terkoreksi –0,04% setelah bergerak sideways dalam range 6.362,93 - 6.386,64. Sebanyak 221 saham ditutup melemah, 186 saham menguat dan 148 saham stagnan. Secara sektoral, sebanyak empat sektor ditutup melemah dan berkontribusi menekan pergerakan IHSG dengan pelemahan terbesar ada pada sektor Aneka Industri sebesar –1.12%, sementara enam sektor lainnya ditutup menguat. Aksi jual yang dilakukan investor asing yang mencapai Rp. 168 miliar serta aksi profit taking investor domestik menjadi salah satu faktor penekan pergerakan IHSG. Namun meski demikian, aksi profit taking tersebut mampu diimbangi oleh masih maraknya aksi beli sehingga mendorong pelemahan IHSG bersifat terbatas. Di sisi lain, liburnya bursa Wall Street juga berkontribusi menekan pergerakan IHSG, di tengah-tengah adanya perkembangan terbaru seputar perang dagang dimana AS dan Tiongkok sedang menyusun rencana untuk menggelar dialog dagang pada pekan ini.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi dan meninggalkan level rekor tertingginya. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,16%, Indeks Nasdaq dikoreksi –0,10% dan Indeks S&P –0,18%.  Melemahnya indeks tersebut dipicu oleh rilis data utama ketenagakerjaan AS yang solid secara tak terduga. Data tersebut yakni Non Farm Payrolls Juni 2019 tercatat sebesar 224.000, jauh lebih tinggi dibanding periode sebelumnya yang sebesar 72.000 dan melampaui ekspektasi yang sebesar 160.000. Sementara Average Hourly Earnings MoM tercatat sebesar 0,2% atau sesuai dengan ekspektasi dan Unemployment Rate tercatat naik dari 3,6% ke 3,7%.  Data yang solid tersebut kemudian mendorong investor menilai lemah sikap The Fed AS pada pertemuan berikutnya. Investor mengurangi ekspektasinya terhadap penurunan suku bunga The Fed sebesar 50 bps, namun masih ada keyakinan yang tetap tinggi terhadap The Fed untuk menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 bps.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka terkoreksi –0,37%. Pelemahan tersebut turut dipicu oleh melemahnya indeks di bursa Wall Street akhir pekan kemarin setelah solidnya data utama ketenagakerjaan AS meredupkan harapan penurunan suku bunga acuan The Fed AS.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan rawan terkoreksi seiring dengan pergerakan melemah pasar ekuitas paska rilis data utama ketenagakerjaan AS yang solid yang meredam ekspektasi penurunan suku bunga The Fed AS. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6362/6351 - 6386/6398.

Cermati :
BRPT, PGAS, PTBA, EXCL, UNVR, ITMG
   

                                   
BERITA EMITEN

KIJA : Melalui Jababeka International BV diwajibkan untuk membeli kembali obligasi global atau notes senilai US$ 300 juta. Hal tersebut dipicu adanya perubahan pengendali perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
ATIC : Menargetkan perolehan dana sebesar Rp. 396,12 miliar dari penambahan modal dengan HMETD atau rights issue. Perseroan siap melepas 440,14 juta saham baru atau setara 19% dari modal disetor. Harga pelaksanaan dipatok sebesar Rp. 900 per saham. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk mengalihkan 44,99% saham PT. Computrade Technology International (CTI) milik para pemegang saham CTU yang akan dibeli dan menjadi setoran modal dalam perseroan senilai Rp. 382,49 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
DMAS : Optimistis melampaui target marketing sales tahun ini yang dipatok sebesar Rp. 1,25 triliun. Saat ini, perseroan tengah bernegosiasi terkait penjualan 150 ha lagan industri terhadap sejumlah investor strategis. Hingga akhir Juni 2019, marketing sales perseroan telah mencapai Rp. 1,22 triliun yang terutama berasal dari penjualan 25 ha lahan industri dan 12 ha lahan komersial.
Rekomendasi : Netral
 
WIKA : Masih mengincar kontrak baru dari proyek luar negeri sekitar Rp. 4 triliun pada semester II-2019 dan berpeluang melampaui target pekerjaan offshore yang dibidik pada tahun ini. Sepanjang periode Januari-Juni 2019, perseroan telah merealisasikan kontrak baru dari luar negeri sebesar Rp. 927 miliar. Saat ini, perseroan sedang mengincar proyek jembatan di Serawak-Malaysia dan proyek perumahan di Pantai Gading.
Rekomendasi : Netral
 
KRAS : Perseroan berencana menjual aset non utama dengan taksiran perolehan dana hingga US$ 1 miliar. Selain itu perseroan juga berniat merampingkan struktur organisasi dan mencari mitra bisnis strategis. Perseroan juga ingin merubah haluan anak usaha yang semula bersifat cost center menjadi profit center dimana tujuannya untuk mencari peluang sumber pendapatan baru.
Rekomendasi : Netral
 
ISAT : Perseroan menargetkan penambahan 1800 menara telekomunikasi atau baru sepanjag tahun ini. Eksansi tersebut mencakup penambahan kapasitas di titik – titik yang sudah ada. HIngga akhir 2019, perseroan menargetkan paling tidak menjangkau 87% dari populasi pengguna telepon di Indonesia.
Rekomendasi : Netral
 
TRAM : Perseroan akan menerbitkan saham baru sebanyak – banyaknya 100 milar lembar saham baru. Saham baru tersebut setara dengan 201,43% dari di tempatkan dan di setor penuh dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Perseroan menargetkan perolehan dana sebesar Rp 10 triliun dari penerbitan saham baru tersebut.  Perseroan juga akan menerbitkan 14 miliar waran seri III yang bisa dikonversi menjadi 14 miliar saham baru. Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya akan terdilusi hingga 66,83%. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur pertambangan guna menunjang mobilitas pengangkutan.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 23 September 201923 Sep 2019 08:49

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 13,00 poin atau melemah –0,21% setelah bergerak sideways dalam range 6.213,24 - 6.256,82. Secara sektoral, sebanyak tujuh [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 September 201920 Sep 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 32,16 poin atau melemah –0,51% setelah bergerak sideways dalam range 6.242,89 - 6.282,06. Seluruh sektor yang diperdagangan ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 September 201917 Sep 2019 08:56

IHSG di perdagangan kemarin di tutup turun 115.41 poin atau melemah -1.82% setelah beregrak di zona merah sepanjang sesi perdagangan. IHSG secara intraday sempat menyentuh ke level [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 September 201916 Sep 2019 09:02

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG di tutup turun 7,33 poin atau melemah –0,12% setelah bergerak sideways dalam range 6.318,92 - 6.375,80. [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 September 201913 Sep 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup melemah dan mengakhiri reli selama enam hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 39,78 poin atau melemah –0,62% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF