News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 4 Juli 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 22,28 poin setelah mayoritas bergerak melemah dalam range 6.334,75 - 6.385,37. Sebanyak 228 saham ditutupmelemah, 181 saham menguat dan 138 saham stagnan. Sementara secara secara sektoral, sebanyak 8 sektor menekan pergerakan IHSG dengan pelemahan tebesar ada pada sektor Pertambangan dan Agri masing-masing –3,49% dan –1,11%. Melemahnya IHSG tersebut sejalan dengan pelemahan indeks di bursa kawasan regional. Melemahnya IHSG tersebut selain oleh aksi profit taking, juga turut dipengaruhi oleh sejumlah sentimen eksternal. Sentimen tersebut yakni antara lain memudarnya optimisme terhadap penyelesaian perang dagang AS-Tiongkok serta sikap AS yang memicu ketegangan perdagangan yang baru, kali ini dengan Uni Eropa. Selain itu, sentimen penurunan harga komoditas dunia seperti minyak, nikel dan timah juga turut menekan pergerakan IHSG khususnya saham sektor Pertambangan.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup menguat dan mencatatkan rekor penutupan tertinggi baru. Indeks Dow ditutup menguat 0,67%, Indeks Nasdaq menguat 0,75% dan Indeks S&P menguat 0,77%. Menguatnya indeks tadi malam didasarkan pada ekspektasi bahwa The Fed AS akan bersikap lebih dovish karena serangkaian data ekonomi yang lemah yang mengarah pada perlambatan ekonomi. Mengutip dari Reuters, data defisit neraca perdagangan AS tercatat sebesar US$ 55,5 miliar yang merupakan lonjakan tertinggi dalam lima bulan terakhir. Sementara data sektor jasa juga menunjukkan perlambatan dengan menurun 56,9 ke 55,1. Data tersebut menyusul data tentang perumahan, manufaktur, investasi bisnis dan pengeluaran konsumen yang mengarah pada perlambatan pertumbuhan ekonomi di Q2-2019. Sedangkan data Employment Change tercatat naik dari 41.000 ke 102.000 jauh di bawah ekspektasi yang sebesar 140.000. Sementara imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun menyentuh level terendah sejak November 2016 di posisi 1,939%. Sementara yield zona euro jatuh ke rekor terendah di tengah ekspektasi bahwa Presiden Bank Sentral Eropa berikutnya akan tetap berada di jalur yang dovish. Probabilitas pemangkasan suku bunga oleh The Fed AS sebesar 50 bps pada pertemuannya bulan ini mencapai 29,7% dari sebelumnya 25%. Sementara pemotongan setidaknya 25 bps dipandang sebagai suatu kepastian.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,47% yang ditopang seiring dengan penguatan indeks di Wall Street tadi malam dengan ekspektasi adanya pemangkasan suku bunga acuan The Fed AS pada bulan ini.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan berpotensi untuk menguat dengan dibayangi oleh aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6336/6310 - 6387/6412.

Cermati :
CPIN, AKRA, HMSP, GGRM, SCMA, PTBA
              

                       
BERITA EMITEN

BIRD : Sedang mematangkan rencana ekspansi anorganik dengan mengakuisisi sebuah perusahaan transportasi pada paruh kedua tahun ini. Untuk tahun ini perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp. 1,5 triliun yang sebagian akan digunakan untuk peremajaan armada dan pengembangan teknologi dan hingga semester I-2019 telah menggunakan sebesar 30% yang mayoritas adalah untuk peremajaan armada. Hingga semester I-2019, perseroan telah meremajakan sebanyak 400 unit armada dari target 1.500 armada.
Rekomendasi : Netral
 
WIKA : Bekerja sama dengan PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII dan PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) berencana membentuk perusahaan patungan pengembangan kawasan industri seluas 11.000 ha di Subang-Jawa Barat. Megaproyek ini ditaksir mampu menghasilkan pendapatan jangka panjang hingga Rp. 3.500 triliun.
Rekomendasi : Netral
 
TPIA : Perseroan memperoleh kenaikan peringkat kredit dari lembaga pemeringkat global S&P. Perseroan memperoleh peringkat BB– dengan outlook stabil untuk kategori jangka panjang, satu peringkat diatas B+ yang merupakan rating sebelumnya. Untuk tahun 2019, perseroan menyiapkan belanja modal sebesar US$ 465 juta yang akan digunakan untuk peningkatan kapasitas prodyksi propylethylene dan polyethylene serta beberapa persiapan untuk pembangunan komplek pabrik II PT. Chandra Asri Perkasa (CAP II).
Rekomendasi : Netral
 
EXCL : Princeton Digital Group (PDG) selaku investor, pengembang dan operator infrastruktur internet berbasis di Singapura yang didukung oleh Warburg Pincus, mengakuisisi 70% bisinis layanan pangkalan data (data center) milik perseroan. Kemudian PDG akan membentuk perusahaan patungan bernama Princeton Digital Groups Data Centers dengan komitmen US$ 100 juta untuk pertumbuhan modal. Dengan adanya perusahaan data center ini,perseroan akan lebih fokus pada bisnis seluler.
Rekomendasi : Netral
 
CSAP : Mendirikan gerai ke 31 di Yogyakarta. Untuk tahun 2019, perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp. 500 miliar untuk membuka lima superstore Mitra10. Perseroan juga menargetkan pertumbuhan secara konsolidasi sebesar 13% yang ditopang oleh target pertumbuhan distribusi sebesar 10% dan ritel modern sebesar 20% untuk menopang target pendapatan konsolidasi sebesar Rp. 12,3 triliun.
Rekomendasi : Netral
 
MEDC : Melalui anak usahaanya yakni PT. Medco Power Indonesia, menjual 49% saham PT. Medco Cahaya Geothermal (MCG) kepada perusahaan asal AS yakni Ormat Technologies. MCG merupakan pengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi berkapasitas 110 MW di Blawan Ijen-Jawa Timur.
Rekomendasi : Netral
 
SSIA : Menganggarkan belanja modal sebesar Rp. 770 miliar pada tahun 2019 yang mana sebesar Rp. 600 miliar akan digunakan untuk konstruksi, Rp. 30 miliar untuk segmen properti dan sisanya untuk segmen perhotelan.
Rekomendasi : Netral
 
BIPI : Telah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK atas rencana rights issue senilai lebih dari Rp. 450 miliar. Perseroan juga berencana mengubah strategi bisnis untuk fokus pada infrastruktur energi terintegrasi.
Rekomendasi : Netral
 
KRAS : Melalui anak usdahanya KHI Pipe Industries, perseroan melakukan pengiriman perdana pipa proyek pengembangan dermaga pelabuhan tanjung jetty emas yang di kelola PT Pelindo III. Proyek tesebut merupakan proyek sinergi 4 BUMN. Perseroan menyuplai pipa dengan total order mencapai 7.300 ton.
Rekomendasi : Netral
 
HEXA : Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan 15% untuk periode fiscal 1 April 2019 hingga 31 maret 2020. Perseroan memperkirakan sektor batubara masih akan menjadi contributor utama dari sisi penjualan. Pasalnya industry pertambangan biasa menyerap alat berat berukuran jumbo dengan harga jual tinggi.
Rekomendasi : Netral
 
PPRO : Penawaran obligasi berkelanjtan I PP Properti tahap III mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 4,58 kali atau setara dengan Rp 2,45 triliun dari nilai yang di tawarkan sebesar Rp 534,5 miliar. Momentum yang tepat, bersamaan dengan kenaikan peringkat utang Indonesia serta banyaknya obligasi yang jatuh tempo membuat minat investor bertambah.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 19 Juli 201919 Jul 2019 08:44

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 8,69 poin atau menguat 0,14% setelah bergerak sideways dalam range 6.375,62 - 6.407,26. Sebanyak 203 saham ditutup menguat, 203 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Juli 201918 Jul 2019 09:19

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya dengan ditutup turun 7,27 poin atau melemah –0,11% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Juli 201917 Jul 2019 08:46

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 16,35 poin atau terkoreksi –0,26% setelah bergerak sideways dalam range 6.389,39 - 6.428,27. Sebanyak 236 saham ditutup melemah, 158 [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Juli 201916 Jul 2019 09:19

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 44,89 poin atau menguat 0,70% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.405,45 - 6.439,10. Sebanyak 227 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Juli 201915 Jul 2019 09:12

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 43,72 poin atau melemah –0,68% setelah bergerak sideways dalam range 6.369,49 - 6.425,32. Sebanyak 268 saham melemah, 151 [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF