News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 13 Juni 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 29,82 poin atau terkoreksi –0,47% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.257,44 - 6.296,82. Sebanyak 215 saham ditutup melemah, 185 saham menguat dan 143 saham stagnan. Sementara secara sektoral sebanyak 8 sektor menekan pergerakan IHSG dengan pelemahan terbesar ada pada sektor Pertambangan dan Infrastruktur dengan melemah masing-masing –1,71% dan –1,40%. Melemahnya IHSG tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni antara lain melemahnya mayoritas indeks di bursa kawasan regional dan global akibat perkembangan terbaru dari perang dagang AS-Tiongkok yang belum ada penyelesaian, aksi profit taking serta aksi jual investor asing yang mencapai Rp. 188 miliar serta melemahnya nilai tukar Rupiah.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam masih melanjutkan pelemahannya secara terbatas. Indeks Dow ditutup melemah –0,17%, Indeks Nasdaq melemah –0,38% dan Indeks S&P melemah –0,20%. Melemahnya indeks tersebut salah satunya dipicu oleh pelemahan saham-saham sektor perbankan seiring di tengah meningkatnya prospek pemangkasan suku bunga acuan The Fed AS. Di sisi lain, pergerakan indeks juga tertekan oleh saham sektor energi yang turun 1,4% akibat kekhawatiran berkurangnya permintaan serta kenaikan tak terduga dari stok minyak mentah AS sehingga mendorong harga minyak mentah turun 4% tadi malam. Sedangkan dari sisi data ekonomi, sebuah laporand ari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan indeks harga konsumen AS naik 0,1% pada Mei 2019, sejalana dengan ekspektasi para ekonom dala survei Reuters, yang menunjukkan inflasi yang moderat. Data tersebut kemudian serta merta mendukung spekulasi untuk pemangkasan suku bunga oleh The Fed AS. Saham-saham perbankan yang cenderung mendapatkan manfaat dari suku bunga lebih tinggi mengalami penurunan sebesar 1,4% dan secara keseluruhan saham sektor keuangan turun 1%. Dan harapan bahwa The Fed akan mengambil tindakan untuk membendung perlambatan ekonomi global akibat eskalasi perang dagang AS dengan Tiongkok, telah mendorong rally saham pada bulan ini. The Fed AS dijadwalkan akan menggelar pertemuan pada tanggal 18-19 Juni mendatang. Pasar telah memperhitungkan setidaknya dua kali penurunan suku bunga sebelum akhir tahun 2019. Fed Fund Futures juga menyiratkan sekitar 80% peluang pelonggaran suku bunga paling cepat dilakukan pada Juli 2019 mendatang.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,42%. Melemahnya indeks tersebut turut dipengaruhi oleh pelemahan indeks di bursa Wall Street tadi malam, masih memanasnya perang dagang AS-Tiongkok dan melemahnya harga minyak dunia.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan masih rawan akan tekanan khususnya dari eksternal terkait perang dagang AS-Tiongkok dan melemahnya harga komoditas seperti minyak dan batu bara. Sedangkan dari domestik, tekanan diperkirakan berpotensi dari melemahnya nilai tukar Rupiah dan aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6257/6237.

Cermati :
UNVR, AKRA, CPIN, JSMR, SCMA, HMSP, GGRM
  

               
BERITA EMITEN

BUMI : Melaksanakan pembayaran atas opsi contingent value rights (CVR) senilai US$ 100 juta. Skema tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan dalam merestrukturisasi utang kepada salah satu kreditur perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
FAST : Akan membagikan dividen tunai Rp. 32 per saham atau sekitar 30% dari laba bersih tahun buku 2018. Sesuai rencana pembayaran dividen akan dilakukan pada 10 Juli 2019.
Rekomendasi : Netral
 
HOME : Melanjutkan proses penerbitan saham baru dengan HMETD atau rights issue. Perseroan menargetkan dana segar hingga Rp. 1,7 triliun. Seluruh dana yang diperoleh rencananya akan digunakan untuk meningkatkan modal perseroan dan anak usaha. Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 19,94 miliar saham bau dengan nilai nominal dan harga pelaksanaan Rp. 100 per saham. Setiap pemegang 10 saham lama akan mendapatkan 88 HMETD.
Rekomendasi : Netral
 
MBAP : Gencar merancang strategi diversifikasi usaha di sektor pembangkit listrik dan energy plantation pada tahun ini guna mengantisipasi tren penurunan harga batu bara. Saat ini perseroan tengah dalam tahap uji kelaikan (feasibility study) atas pengembangan lahan untuk energy plantation di Kalimantan Utara. Pada Desember 2018, perseroan telah mengantongi izin lokasi seluas 19.000 ha.
Selain menggenjot target produksi batubara, perseroan juga berupaya menghemat pengeluaran. Lewat strategi itu, perseroan berharap bisa bertahan di tengah tantangan harga batubara yang menurun. Perseroan berharap efisiensi tersebut dapat menekan biaya produksi sebesar 10% - 15% sepanjang tahun 2019.
Rekomendasi : Netral
 
BBCA : Membuka peluang penggabungan (merger) anak usaha syariah yakni PT. Bank BCA Syariah dengan PT. Bank Royal Indonesia yang baru diakuisisi. Sementara itu, pada 20 Juni mendatang, perseroan akan menggelar RUPSLB untuk meminta persetujuan mengenai akuisisi terhadap Bank Royal pada April yang lalu.
Rekomendasi : Netral
 
LRNA - Perseroan berencana mengubah orientasi bisnis pada tahun ini, perseroan akan mengutamakan angkutan rute pendek. Perseroan berencana menambah sebanyak 20-30 unit bus dengan anggaran sekitar Rp 10 miliar. HIngga akhir mei 2019 perseroan telah menambah sebanyak 6 unit mini bus. Sejauh ini bisnis angkutan rute pendek belum berkontribusi seara signifikan terhadap total pendapatan usaha, namun ke depan potensi nya sangat besar karena perubahan yang kerap di gencarkan pemerintah agar masyarakat menggunakan trasnportasi public.
Rekomendasi : Netral
 
AGII – Hingga juni tahun ini perseroan merealisasikan empat hingga lima filling station atau stasiun gas pengisian baru dari target 10 stasiun pengisian gas. Alhasil total stasiun pengisian gas perseroan kini menjadi 105 dan tersebar di 24 lokasi dalam negeri. Lewat ekspansi tersebut perseroan yakin mampu mencatatkan peryumbuhan penjualan bersih dobel digit tahun ini.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 19 Juli 201919 Jul 2019 08:44

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 8,69 poin atau menguat 0,14% setelah bergerak sideways dalam range 6.375,62 - 6.407,26. Sebanyak 203 saham ditutup menguat, 203 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Juli 201918 Jul 2019 09:19

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya dengan ditutup turun 7,27 poin atau melemah –0,11% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Juli 201917 Jul 2019 08:46

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 16,35 poin atau terkoreksi –0,26% setelah bergerak sideways dalam range 6.389,39 - 6.428,27. Sebanyak 236 saham ditutup melemah, 158 [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Juli 201916 Jul 2019 09:19

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 44,89 poin atau menguat 0,70% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.405,45 - 6.439,10. Sebanyak 227 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Juli 201915 Jul 2019 09:12

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 43,72 poin atau melemah –0,68% setelah bergerak sideways dalam range 6.369,49 - 6.425,32. Sebanyak 268 saham melemah, 151 [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF