News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 12 Juni 2019

IHSG di perdagangan kemarin  masih melanjutkan penguatannya untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 16,38 poin atau menguat 0,26% setelah bergerak sideways dalam range 6.255,26 - 6.310. Sebanyak 218 saham ditutup menguat, 185 saham melemah dan 141 saham stagnan. Secara sektoral, penguatan IHSG ditopang oleh enam sektor, dengan penguatan terbesar ada pada sektor Pertambangan dan Infrastruktur. Pergerakan IHSG kemarin sempat  mengalami koreksi hingga –0,55% akibat tekanan aksi profit taking paska penguatan IHSG selama tiga sesi perdagangan beruntun. Namun IHSG mampu berbalik arah hingga akhirnya ditutup menguat seiring dengan masih positifnya pergerakan pasar ekuitas di bursa regional maupun global, aksi beli investor asing yang mencapai Rp. 233 miliar dan menguatnya nilai tukar Rupiah.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam menghentikan relinya dan ditutup terkoreksi terbatas. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,05%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,01% dan Indeks S&P terkoreksi –0,03%. Melemahnya indeks tadi malam salah satunya adalah disebabkan oleh terbebani perkembangan terbaru mengenai konflik perdagangan AS-Tiongkok. Presiden Trump tadi malam mengatakan bahwa pihaknya menahan kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok dan tidak tertarik untuk menuntaskannya kecuali jika pemerintah Tiongkok menyetujui empat atau lima ’poin utama’ yang tidak disebutkan oleh Trump. Secara terpisah, Trump juga mengatakan akan mengenakan tarif lebih lanjut pada impor dari Tiongkok apabila tidak ada kemajuan dalam pembicaraan dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, di KTT G20 pada 28-29 Juni 2019 mendatang. Di sisi lain, data ekonomi terbaru AS, indeks harga produsen AS meningkat tajam untuk bulan kedua berturut-turut pada Mei 2019, sejalan ekspektasi para ekonom dalam survei Reuters. Hal tersebut menunjukkan kenaikan yang stabil dalam tekanan inflasi yang mendasarinya. Sementara secara sektoral, saham industri dan utilitas berkontribusi etrhadap pelemahan indeks khususnya indeks S&P, yang terbebani oleh pelemahan saham United Technologies dan Raytheon Co. Saham United Technologies turun 3,96% dan saham Raytheon turun 5,1% sehari setelah PresidenTrump memberikan sinyal beragam mengenai apakah ia percaya merger senilai US$ 121 miliar antara kedua perusahaan tersebut harus ditindaklanjuti.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,35% yang tertekan oleh aksi profit taking di tengah-tengah belum adanya kejelasan penyelesaian perang dagang AS-Tiongkok.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan rawan akan aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6271/6236 - 6326/6345. Cermati :
GGRM, ICBP, PTPP, UNVR, EXCL
 
              
BERITA EMITEN

FITT : Perseroan meraup dana segar sebesar Rp 22,44 miliar dari perhelatan IPO yang di gelar kemarin. Perseroan akan menggunakan 49% dana hasil IPO untuk mengakuisisi tanah seluas 2,320 m di majalengka, 30% untuk biaya pembangunan convention hall dengan total kapasitas 1,500 orang.
Rekomendasi : Netral
 
KIOS : Perseroan telah merealisasikan pembukan 10,000 outlet baru dalam 3 bulan pertama sepanjang tahun 2019. Sepanjang tahun ini perseroan menetapkan kepemilikan outlet sebanyak 70,000 outlet. Tak hanya penambahan outlet, perseroan juga berniat menambah produk dan layanan, enggelar inovasi baru, memperluas kerja sama dengan pihak ketiga dan meningkatkan teknologi. Dengan itu, perseroan memasang target pertumbuhan penjualan 85% yoy atau sekitar Rp 4,75 triliun.
Rekomendasi : Netral
 
PTPP : Perseroan mengincar dana sebesar Rp 450 miliar dari melepas kepemilikan saham pada tiga proyek. Dua proyek berupa jalan tol Pandaan—Malang dan jalan tol Medan—Kualanamu—Tebing Tinggi. Dan satu lagi adalah proyek pelabuhan.Sembari menawarkan proyek kepada investor, perseroan melanjutkan pengembangan sejumlah proyek.
Rekomendasi : Netral
 
DVLA : Bakal meningkatkan ekspor dalam beberapa tahun ke depan guna mempertebal pendapatan perseroan. Untuk tahun ini, perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp. 50 miliar untuk menambah kapasitas pabrik perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
HRTA : Memperkirakan pendapatan sepanjang semester I-2019 telah meraih 60% dari target 2019 yang sekitar Rp. 3,16 triliun. Untuk tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 15% menjadi Rp. 3,16 triliun dan laba bersih diharapkan naik 20% menjadi sekitar Rp. 148,8 miliar.
Rekomendasi : Netral
 

Morning Meeting

Morning Note 17 Oktober 201917 Oct 2019 08:46

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 11,43 poin atau menguat 0,19% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Oktober 201914 Oct 2019 09:26

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 82,16 poin atau menguat 1,36% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.033,32 - 6.109,12. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Oktober 201911 Oct 2019 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 5,52 poin atau melemah –0,09% setelah di sepanjang perdagangan bergerak sideways dalam rentang terbatas 6.018,45 - 6.044,11. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 Oktober 201910 Oct 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 10,44 poin atau melemah –0,17% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak sideways dalam range 6.017,36 - 6.047,79. Sebanyak 189 [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Oktober 201909 Oct 2019 09:01

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 39,02 poin atau menguat 0,65% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.009,38 - 6.046,46. Sebanyak 268 saham ditutup [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF