News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 11 Juni 2019

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 80,49 poin atau menguat 1.30% setelah bergerak positif sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 246 saham di tutup menguat, 170 saham melemah dan 128 saham stagnan. Secara sektoral sebanyak 7 sektor di tutup menguat dan 2 sektor melemah dimana penguatan di pimipin sektor aneka industri di susul sektor property dimana masing masing menguat 2.38% dan 2.35%. Aksi beli asing di pasar reguler sebesar 510 M turut menopang kenaikan IHSG dimana saham saham unggulan yang banyak di beli yaitu BMRI, BBCA, ASII, BBRI dan UNTR. Menguatnya IHSG tersebut dipengaruhi sejumlah sentimen positif eksternal dan domestik yakni antara lain optimisme akan dilakukannya pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed AS setelah lemahnya data utama ketenagakerjaan AS dan dampak perang dagang terhadap prospek ekonomi AS dan global. Sementara sentimen positif domestik datang dari dinaikkannya sovereign credit rating Indonesia dari BBB-/Outlook Stabil menjadi BBB/Outlook Stabil oleh lembaga pemeringkat S&P.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam masih melanjutkan penguatannya untuk hari kelima secara beruntun serta juga ditandai oleh indeks Dow yang mencatat rentetan kenaikn terpanjangnya dalam 13 bulan terakhir atau sejak Mei 2018. Indeks Dow ditutup menguat 0,30%, Indeks Nasdaq menguat 1,05% dan Indeks S&P menguat 0,47%. Menguatnya indeks tadi malam dipengaruhi oleh keputusan pemerintah AS yang membatalkan rencana untuk mengenakan tarif barang-barang impor dari Meksiko. Akhir pekan kemarin, Meksiko setuju untuk meningkatkan upaya membendung aliran imigran dari Amerika Tengah setelah pemerintah AS mengancam akan mengenakan tarif impor 5% untuk semua barang dari Meksiko mulai kemarin. Sebelumnya saham-saham di bursa AS telah rally sebagian karena optmisme bahwa The Fed AS akan menjadi lebih akomodatif untuk mengurangi dampak dari meningkatnya ketegangan perdagangan. Saham sejumlah produsen mobil AS, yang telah lama merakit kendaraan di Meksiko, diperdagangkan lebih tinggi, dengan saham General Motors Co naik 1,5%. Adapun saham pembuat bir Corona, Constellation Brands, yang memiliki paparan signifikan di Meksiko, naik 1,9%.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,17% yang dipengaruhi oleh aksi profit taking dan kekhawatiran investor terhadap perang dagang yang berlarut-larut dikarenakan Presiden AS, Donald Trump, yang memperingatkan bahwa pihaknya akan menerapkan tarif baru yang besar kepada Tiongkok apabila Presiden Tiongkok, Xi Jinping, tidak menghadiri KTT G-20 pada bulan ini. Namun indeks Nikkei berpeluang untuk bergerak positif seiring sentimen bahwa AS membatalkan tarif impor 5% terhadap barang-barang yang berasal dari Meksiko.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan rawan akan aksi profit taking paska penguatan IHSG selama tiga sesi perdagangan secara beruntun. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6266/6242 - 6324/6359.

Cermati :
TPIA, JSMR, PTBA, ITMG, TLKM, RALS
             

BERITA EMITEN

ISSP : Perseroan berusaha menambah jaringan distribusi di luar jawa pada tahun ini. Perseroan akan menambah dua depo dengan nilai investasi sekitar Rp 50 miliar. Sstu depo berolkasi di makasar, Sulawesi selatan sedangakan satu depo lagi sudah terealisasi di samarinda, Kalimantan timur. Dengan ini perseroan memiliki total 4 depo. Dengan keberadaan depo secara signifikan perseroan berharap dapat mempengaruhi keancaran penjualan di pasar domestik.
Rekomendasi : Netral
 
FAST : Perseroan kembali menikmati momentum ramadhan pada tahun ini. Perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan 25% selama ramadhan dan lebaran tahun ini di banding bulan yang sama tahun lalu. Sama sepeti periode ramdahan pada umumnya, penjualan pada siang hari memnag turun , namun menjelang sahur dan buka puasa melonja signifikan. Sementara di musim mudik lebaran juga menorehkan penjualan yang signifikan.
Rekomendasi : Netral
 
ENRG : Optimisme bahwa kinerja bakal membaik pada semester I-2019 menyusul anjloknya penjualan dan laba usaha perseroan pada 2018. Kenaikan produksi has diprediksi bakal menopang kinerja pada tahun ini. Kinerja tahun 2018, perseroan mencatatkan penurunan penjualan sebesar 13,6% dari US$ 316,9 juta menjadi US$ 273,46 juta. Perseroan juga mencatatkan kerugian sebesar US$ 12,71 juta.
Rekomendasi : Netral
 
PTPP : Konsorsium perseroan bersama dengan PT. Waskita Karya Tbk dan PT. Wijaya Karya Tbk, mengincar proyek konstruksi bandar udara dan jalan kereta api di Filipina senilai lebih dari Rp. 20 triliun. Konsorsium tersebut didukung oleh Asian Development Bank dalam mengikuti proses tendernya.
Rekomendasi : Netral
 
BBCA : Kembali menjajaki mengakuisisi satu bank lagi setelah mengambil alih PT. Bank Royal Indonesia pada April 2019 yang lalu. Rencana akuisisi tersebut bertujuan untuk menggenjot pertumbuhan bisnis anorganik perseroan ke depannya.
Rekomendasi : Netral
 
ICBP : Akan membagikan dividen final tahun buku 2018 sebesar Rp. 1,58 triliun atau Rp. 137 per saham. Dividen tersebut merupakan bagian dari total dividen tahun buku 2018 yang sebesar Rp. 195 per saham atau mencapai Rp. 2,28 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 49,69% dari laba bersih tahun buku 2018 yang sebesar Rp. 4,57 triliun. Sebelumnya perseroan pada 28 November 2018 yang lalu telah membagikan dividen interim sebesar Rp. 58 per saham atau sebesar Rp. 676,39 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
KRAS : Perseroan terus berupaya merampungkan proses restrukturisasi . Perseroan juga optimis kinerjanya akan menunjukan kemjuan seiring dengan pengemangan bisnis anak usahanya. Setelah restrukturisasi selesdai, perseroan berencana menjalankan rencana akuisisi. Awal tahun 2019, perseroan berencsana mengakuisisi perusahaan baja nasional yang sudah mulai berhenti.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 18 Juni 201918 Jun 2019 08:44

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup terkoreksi untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG kemarin ditutup turun 59,74 poin atau terkoreksi –0,96% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Juni 201917 Jun 2019 08:52

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali trekoreksi dan untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 22,82 poin atau melemah –0,36% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Juni 201913 Jun 2019 09:02

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 29,82 poin atau terkoreksi –0,47% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.257,44 - 6.296,82. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Juni 201912 Jun 2019 08:45

IHSG di perdagangan kemarin  masih melanjutkan penguatannya untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 16,38 poin atau menguat 0,26% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Juni 201911 Jun 2019 08:50

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 80,49 poin atau menguat 1.30% setelah bergerak positif sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 246 saham di tutup menguat, 170 saham melemah [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF