News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 9 Mei 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 27,12 poin atau terkoreksi –0,43% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah.  Secara intra day, IHSG sempat terkoreksi hingga –1,05%. Sebanyak 243 saham ditutup melemah, 147 saham menguat dan 129 saham stagnan. Seluruh sektor yang diperdagangkan ditutup terkoreksi dengan pelemahan terbesar ada pada sektor Aneka Industri dan Pertambangan. Melemahnya IHSG tersebut tidak terlepas dari pelemahan bursa di AS yang diikuti oleh mayoritas pasar ekuitas global. Hal tersebut disebabkan oleh sentimen meningkatnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok yang mana AS mengancam akan menaikkan tarif terhadap Tiongkok apabila tidak ada kesepakatan yang tercapai pada negosiasi dagang di akhir pekan ini. Sentimen tersebut juga turut menekan nilai tukar Rupiah dan mendorong capital outflow investor asing.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow ditutup menguat 0,01%. Sementara indeks Nasdaq dan indeks S&P ditutup melemah masing-masing –0,26% dan –0,16%. Pergerakan indeks tadi malam dipengaruhi oleh sikap investor yang masih berhati-hati dengan perkembangan terakhir dari perundingan dagang AS-Tiongkok. Indeks sempat bergerak positif setelah juru bicara Presiden AS, Sarah Sanders, mengatakan bahwa AS telah menerima indikasi dari Tiongkok bahwa Tiongkok ingin membuat kesepakatan perdagangan. Seperti diketahui, delegasi perundingan dagang Tiongkok yang dipimpin oleh Liu He, akan berkunjung ke Washington-AS pada Kamis dan Jumat pekan ini. Namun sentimen tersebut kemudian diredam oleh sikap Pemerintah AS yang dalam keterangan resminya menyatakan akan menaikkan tarif barang-barang dari Tiongkok senilai US$ 200 miliar menjadi 25% pada Jumat pekan ini. Dan Kementerian Perdagangan Tiongkok kemudian mengatakan akan mengambil tindakan balasan jika AS menaikkan tarif. Dan investor beranggapan, pernyataan bervariasi dari perkembangan perundingan dagang tersebut mempersulit pasar ekuitas AS untuk mempertahankan relinya. Saham sektor industri yang sensitif terhadap isu perdagangan memberikan tekanan pada indeks S&P dan penurunan saham Intel Corps sebesar –2,46% menekan pergerakan sektor teknologi.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka terkoreksi –0,51% yang turut dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global dan menguatnya nilai tukar Yen sebagai salah satu aset safe haven.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan  akan bergerak sideway dengan potensi masih dipengaruhi oleh sentimen perang dagang dan capital outflow investor asing. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6244/6218 - 6284/6297.

Cermati :
ASII, BBNI, BBTN, ELSA, GGRM, JSMR, PTBA, TLKM
  

 
BERITA EMITEN

PTBA : Berniat memanfaatkan dana hasil penjualan saham simpanan (treasury stock) untuk mendukung kegiatan investasi dan operasional seperti hilirisasi batubara, pengembangan sarana angkutan, pelabuhan dan lain-lain. Perseroan menyimpan sebanyak 980,28 juta saham simpanan.
Rekomendasi : Netral
 
FILM : Menyetujui perubahan rencana penggunaan dana hasil IPO saham. Perseroan akan menggunakan dana hasil IPO untuk modal kerja perseroan dan investasi di Studio, PT. Mixx  Entertainment dan PT. Paw Pic Indonesia.
Rekomendasi : Netral
 
ROTI : Berencana membangun 4-6 pabrik baru di seluruh Indonesia serta penambahan lini produksi di pabrik-pabrik yang ada sekarang. Saat ini perseroan memiliki sebanyak 12 pabrik. Di Q1-2019, perseroan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp. 791,73 miliar atau naik 20,13% secara tahunan. Sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp. 64,85 miliar atau naik 123,23% secara tahunan.
Rekomendasi : Netral
 
SIDO : Mulai melakukan pengiriman produk minuman Kuku Bima Energi ke Nigeria pada Q1-2019 dimana nilai penjualan ekspor tercatat sebesar US$ 600.000. Dan kontribusi penjualan ekspor meningkat menjadi 6% dibanding dengan periode yang sama tahun lalu.
Rekomendasi : Netral
 
HOKI : Mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp. 398,62 miliar di Q1-2019 atau tumbuh 4,78% secara tahunan. Namun laba bersih turun 4,21% menjadi RP. 25,49 miliar dikarenakan harga bahan baku yang masih tinggi di pulau Jawa.
Rekomendasi : Netral
 
PZZA : Membukukan pertumbuhan pendapatan penjualan dan laba bersih hingga dua digit di Q1-2019. Laba bersih tumbuh 21% secara tahunan dari Rp. 33 miliar menjadi Rp. 40 miliar. Sementara penjualan bersih tumbuh 12,4% dari Rp. 802,79 menjadi Rp. 902, 285 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
HRUM : Sepanjang tahun 2019 perseroan menargetkan produksi 4,5 juta ton hingga 5 juta ton batubara, sementara penjualannya di proyeksikan 4,7 juta ton hingga 5,2 juta ton. Selama Januri hingga maret perseroan telah memproduksi 1 juta ton batubra dan telah memasarkannya ke berbagai negara seperti Malaysia, Korea Selatan, Taiwan dan China.
Rekomendasi : Netral
 
BAYU : Perseroan berencana menambah 5 gerai baru sepanjang tahun 2019, apabila rencana tersebut terlaksana, perseroan bakal mengoperasikan 29 gerai. Selain menambah gerai, perseroan juga berencana memperkuat sitem digital. Dengan menyematkan sebuah teknologi perseroan berharap bisa mendapatkan data akurat yang bisa menjadi acuan untuk pengambilan keputusan di masa depan.
Rekomendasi : Netral
 
MGRO : Perseroan mencatatkan pendapatan Rp 444,3 miliar sepanjang kuartal I 2019. Jumlah tersebut naik 8,10% di banding periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan Crude Palm Oil (CPO) tumbuh 15,07%, namun oenjualan inti sawit atau palm kernel turun 17,44%. Pendapatan naik seiring dengan peningkatan hasil panen tandan buah segar yang terjadi sejak akhir 2018.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 19 Agustus 201919 Aug 2019 08:50

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 29,07 poin atau menguat 0,47% setelah bergerak sideways dalam range 6.235,70 - 6.292,38. Sebanyak 200 saham ditutup menguat, 182 [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Agustus 201916 Aug 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,75 poin atau melemah –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.161,67 - 6.257,59. Sebanyak 267 [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Agustus 201915 Aug 2019 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 56,37 poin atau menguat 0,91% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.240,20 - 6.274,58. Sebanyak 250 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Agustus 201913 Aug 2019 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 31,54 poin atau melemah –0,50% setelah bergerak sideways dalam range 6.245,28 – 6.309,10. Sebanyak 251 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Agustus 201909 Aug 2019 08:51

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya dimana IHSG ditutup naik 70,48 poin atau menguat 1,14% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF