News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 16 April 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 29,28 poin atau menguat 0,46% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.415,12 - 6.442,03. Sebanyak 198 saham ditutup menguat, 194 saham melemah dan 136 saham stagnan. Secara sektoral, sembilan sektor menopang pergerakan IHSG dengan penguatan terbesar adap pada sektor Aneka Industri, sementara sektor Pertambangan menjadi satu-satunya yang ditutup terkoreksi. Di sisi lain, investor asing tercatat melakukan aksi jual mencapai Rp. 395 miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual antara lain GGRM, BBCA, TLKM, BBNI DAN BTPS. Dan aksi tersebut mampu diredam oleh aksi beli investor domestik hingga mendorong IHSG ditutup menguat. Sentimen lainnya yang mendorong penguatan IHSG datang dari rilis data neraca perdagangan Indonesia periode Maret 2019 yang tercatat surplus US$ 0,54 miliar. Selain itu, penguatan IHSG juga turut dipengaruhi oleh nilai tukar Rupiah yang bergerak menguat terhadap US Dollar.
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam di tutup melemah. Indeks Dow Jones ditutup melemah –0,10%, indeks Nasdaq  ditutup melemah –0,10% dan indeks S&P melemah –0,06%. Penurunan ini salah satu nya di pengaruhi oleh rilis nya kinerja kuartalan bank–bank besar AS  yang mengecewakan. Goldman Sachs melaporkan pendapatan US$ 8,81 miliar di kuartal pertama tahun ini, lebih rendah dari konsensus pasar yang sebesar US$ 8,99 miliar. Kinerja Goldman Sachs yang lesu ini membuat harga sahamnya melemah sebesar 3,81%.  Sementara, laba Citigroup melampaui perkiraan. Namun pendapatan dari bisnis trading saham yang anjlok 20% berkontribusi terhadap penurunan pendapatan secara keseluruhan sebesar 2%. Disisi lain, Presiden AS menyatakan bahwa Wall Street bisa naik 5,000 hingga 10,000 poin jika The Fed melakukan kebijakannya dengan benar. Ini membuat pelaku pasa khawatir kebijakan The Fed bakal tidak lagi pro pasar dan cenderung di tekan demi kepentingan poitik elit AS. Dari sisi perang dagang, AS melunak dan bersedia mengurangi tuntutannya kepada China. AS melunak dalam hal kebijakan subsidi China kepada perusahaan milik negara. AS akan fokus ke penghapusan kewajiban alih teknologi bagi perusahaan asing, perlindungan terhadap hak atas kekayaan intelektual dan perluasan akses AS ke pasar domestik China.
Dari Kawasan regional pagi ini indeks Nikkei di buka melemah –0,27%. Pelemahan ini mengikuti indeks di bursa Wall Street.
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini IHSG di perkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah akibat sikap wait and see atas hasil pemilu yang akan di lakukan esok hari.
IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6419/6404 - 6446/6458.

Cermati :
WSKT, ASII, BBTN, EXCL, HMSP, ITMG, MNCN, TLKM

Berita Emiten

ADHI—Perseroan akan mengantarkan dua nak usahanya untuk melakukan IPO. Yakni PT Adhi Commuter Property dan Adhi Persada Gedung. Target perolehan dananya mencapai Rp 4,5 triliun. Besaran saham yang di lepas keduanya sekitar 30% sampai 35% dari modal yang di setor. IPO ini akandi lakukan pada semester kedua tahun ini.
Rekomendasi : Netral

TBIG—Perseroan berniat merilis surat utang global atau notes sebanyak—banyaknya US$ 850 juta atau setara sekitar Rp 12 triliun. Rencana nya perseroan akan menggunakan notes tersebut untuk pelunasan hutang. Notes tersebut berkupon 8% dan memiliki tenor hingga tahun 2029.
Rekomendasi : Netral

AALI : Melanjutkan ekspansi bisnis pada tahun ini, perseroan mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) di kisaran Rp 1,6 – 1,7 triliun. Sumber belanja modal yang paling utama adalah internal cash flow. Manajemen berencana menggunakan  sebagian besar dana belanja modal untuk mendukung program pemeliharaan tanaman yang belum menghasilkan, selain itu dana belanja modal akan di manfaatkan untuk memperkuat infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan peralatan operasional.
Rekomendasi : Netral    
 
PTRO : Berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 22,96 juta pada tahun lalu, jumlah ini melonjak 97,42% dari tahun sebelumnya yang sebesar US$ 11,63 juta. Melesatnya laba bersih dikarenakan perseroan mengantongi pendapatan usaha yang juga tumbuh 48,57% di sepanjang 2018. Tahun ini perseroan berencana meningkatkan kinerja operasional dengan membidik volume pemindahan lapisan tanah penutup sebesar 137 juta bank cubic meter (BCM), naik 13,22% daripada realisasi tahun lalu.
Rekomendasi : Netral
 
PBRX : Optimis kinerja di sepanjang tahun 2019 meningkat 10%-15%.  Meskipun permintaan garmen dari sejumlah negara bertambah, perseroan tidak mematok tinggi pertumbuhan pasar ekspor. Sebab, tahun ini perseroan cenderung selektif dan konservatif.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 24 Mei 201924 May 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya dengan ditutup naik 93,06 poin atau menguat 1,57% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Sebanyak 294 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Mei 201923 May 2019 09:49

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 11,74 poin atau terkoreksi –0,20% setelah bergerak sideways dalam range 5.918,90 - 5.966,80. Sebanyak 193 saham ditutup melemah, 193 [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Mei 201922 May 2019 09:39

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 44,25 poin atau menguat 0,75% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.925,42 - 5.996,54. Sebanyak 243 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 Mei 201920 May 2019 08:52

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan koreksinya dan merupakan pelemahan untuk hari ke lima secara beruntun. IHSG ditutup turun 68,87 poin atau terkoreksi –1,17% [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Mei 201917 May 2019 09:01

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari keempat secara beruntun. IHSG ditutup turun 85,15 poin atau melemah –1,42% setelah bergerak dalam range [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF