News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 5 April 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 18,56 poin atau menguat 0,29% setelah disepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.480,07 - 6.505,80. Sebanyak 172 saham ditutup menguat, 227 saham melemah dan 129 saham stagnan. Sementara secara sektoral, sebanyak lima sektor menopang IHSG dengan penguatan terbesar ada pada sektor Agri. Menguatnya IHSG kemarin ditopang oleh sentimen optimisme perundingan dagang AS-Tiongkok yang telah mendekati kata sepakat, menguatnya nilai tukar Rupiah dan aksi beli investor asing yang mencapai Rp. 748 miliar. Saham-saham yang paling banyak dibeli antara lain TLKM, BMRI, ASII, BBCA dan BBRI.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow dan Indeks S&P ditutup menguat masing-masing 0,64% dan 0,21%. Sementara Indeks Nasdaq ditutup terkoreksi –0,05%. Menguatnya indeks tadi malam salah satunya didorong oleh penguatan saham Boeing dan Facebook, yang mengimbangi pelemahan saham teknologi. Sementara dari sisi perang dagang, negosiasi perdagangan AS - Tiongkok masih berlanjut di Washington AS setelah di pekan kemarin berlangsung di Beijing-Tiongkok, dimana kedua negara berupaya menyelesaikan perselisihan dagangnya. Presiden Donald Trump dijadwalkan akan bertemu dengan Wakil PM Tiongkok, Liu He, yang memimpin delegasi dagang Tiongkok. Optimisme kesepakatan dagang tersebut telah mendorong penguatan indeks S&P ke level tertingginya sejak 9 Oktober 2018 dan hanya 1,75% dibawah level penutupan tertingginya sepanjang masa. Turut menopang pergerakan indeks tadi malam datang dari data Departemen Tenaga Kerja AS, yang menunjukkan bahwa klaim pengangguran turun ke level terendahnya dalam 49 tahun terakhir pada pekan lalu, yang menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja AS yang berkelanjutan. Sedangkan di sisi lain, indeks Nasdaq ditutup terkoreksi dikarenakan tertekan penurunan saham Microsoft dan Tesla. Saham Tesla anjlok –8,2% setelah melaporkan pengiriman produk mobil listriknya turun 31% pada Q1-2019. Untuk perdagangan nanti malam, investor akan fokus pada rilis data utama ketenagakerjaan AS untuk mencermati kekuatan ekonomi AS.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,08% yang didukung oleh penguatan indeks di bursa Wall Street tadi malam, sembari menantikan hasil dari negosiasi perdagangan AS-Tiongkok dan rilis data utama ketenagakerjaan AS.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi melanjutkan penguatannya secara terbatas. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6481/6468 - 6507/6519.

Cermati :
WSKT, ASII, ADHI, BBTN, PTPP, TLKM
   

BERITA EMITEN

BULL : Berencana menggalang dana eksternal hingga Rp. 3,7 triliun pada tahun ini. Dana tersebut akan berasal dari penerbitan saham baru dengan HMETD (rights issue) hingga Rp. 935 miliar dan emisi global bond US$ 200 juta atau setara Rp. 2,8 triliun. Perseroan akan menerbitkan sebanyak 3,40 miliar saham dengan indikasi harga pelaksanaan sebesar Rp. 275 per saham. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk meningkatkan likuiditas, diversifikasi pendanaan dan memperoleh pendanaan lebih panjang dengan bunga tetap.
Rekomendasi : Netral
 
DEWA : Mendapatkan kontrak pekerjaan pembangunan akses jalan tambang pada Proyek Dairi Lead-Zinc di Sumatera Utara dari PT. Dairi Prima Mineral, dengan nilai kontrak sebesar Rp. 29,99 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
BBTN : Mencatat pertumbuhan kredit pada Q1-2019 sebesar 18% secara tahunan. Pencapaian tersebut melampaui target perseroan sekitar 13%-15% tahun ini. Peningkatan tersebut disebabkan oleh adanya sisa KPR subsidi tahun lalu yang baru terealisasikan pada awal tahun ini.
Rekomendasi : Netral
 
MABA : Memproyeksikan pertumbuhan pendapatan hingga 25% pada tahun ini atau sebesar Rp. 150 miliar dan diharapkan dapat menekan kerugian melalui realisasi peningkatan pendapatan hingga dua digit. Pendapatan tersebut diharapkan diperoleh dari penjualan stok yang ada dan bisa dibukukan sebagai pendapatan pada tahun ini.
Rekomendasi : Netral
 
CTRA : Memproyeksikan bakal mengantongi marketing sales senilai Rp. 2,4 triliun hingga semester I-2019 atau 40% dari target tahun 2019 yang sebesar Rp. 6,02 triliun. Untuk tahun 2019, perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp. 2,5 triliun yang akan digunakan untuk penambahan land bank dan penyelesaian konstruksi bangunan.
Rekomendasi : Netral
 
HITS : Perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar US$ 82 juta. Salah satu sumber pendanaanya berasal dari penerbitan surat utang atau obligasi berkelanjutan dengan nilai maksimal Rp 1triliun. Selain obligasi, perseroan juga menyiapkan dana sebesar US$ 24 juta yang berasal dari kas internal. Dana tersebut akan digunakan untuk membeli dua unit floating storage regasification unit, satu unit kapal pengangkut minyak dan gas, satu unit kapal petrokimia dan satu kapal pengeruk.
Rekomendasi : Netral
 
KOBX : Mendapatkan fasilitas pendanaan non tunai berupa letter of credit senilai US$ 10 juta dari PT Bank Central Asia. Perseroan akan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi pesanan alat berat dari para pelanggan.
Rekomendasi : Netral
 
UNVR : Perseroan menyiapkan belanja modal tahun 2019 sebesar 1,1 triliun. BEsaran belanja modal tahin ini setara dengan 2,6% dari total penjualan perseroan tahun lalu. Dana tersebut 50% akan digunakan untuk menambah kapasitas mesin. Sisanya akan digunakan untuk biaya produksi.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 18 Juni 201918 Jun 2019 08:44

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup terkoreksi untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG kemarin ditutup turun 59,74 poin atau terkoreksi –0,96% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Juni 201917 Jun 2019 08:52

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali trekoreksi dan untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 22,82 poin atau melemah –0,36% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Juni 201913 Jun 2019 09:02

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 29,82 poin atau terkoreksi –0,47% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.257,44 - 6.296,82. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Juni 201912 Jun 2019 08:45

IHSG di perdagangan kemarin  masih melanjutkan penguatannya untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 16,38 poin atau menguat 0,26% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Juni 201911 Jun 2019 08:50

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 80,49 poin atau menguat 1.30% setelah bergerak positif sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 246 saham di tutup menguat, 170 saham melemah [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF