News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 7 Februari 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 66,43 poin atau menguat 1,02%  setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.503,58 - 6.552,22. Sebanyak 260 saham ditutup menguat, 175 saham melemah dan 118 saham stagnan. Secara sektor, semua sektor yang diperdagangan ditutup menguat dengan penguatan terbesar ada pada sektor Infrastruktur dan sektor Properti yang masing-masing menguat 2,89% dan 1,84%. Menguatnya IHSG kemarin awalnya dipengaruhi oleh penguatan indeks di bursa Wall Street yang diikuti oleh sejumlah bursa baik regional maupun global yang didasarkan pada optimisme pasar terhadap kinerja keuangan sejumlah emiten di bursa AS yang menunjukkan hasil yang positif. Selain itu, sentimen positif lainnya datang dari domestik terkait rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk Q4-2018. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di sepanjang tahun 2018 sebesar 5,17% , berada di bawah target yang ditetapkan di APBN 2018 yang sebesar 5,4%. Namun pertumbuhan ekonomi tersebut lebih tinggi apabila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di tahun 2017 yang sebesar 5,07%.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,08%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,36% dan Indeks S&P terkoreksi –0,22%. Koreksi indeks tadi malam dipengaruhi oleh rilis kinerja keuangan emiten yang lemah dan proyeksi keuangan emiten yang mengecewakan serta sikap investor yang menantikan perkembangan hubungan perdagangan antara AS dengan Tiongkok. Indeks S&P dan Nasdaq tadi malam terbebani oleh saham Electronic Arts Inc yang anjlok –13,3% setelah merilis kinerja keuangan di bawah perkiraan. Penurunan tersebut juga mendorong saham lainnya turun seperti Activision Blizzar Inc yang anjlok –10,1% dan saham Take-Two Interactive Software Inc yang anjlok –13,8%. Penurunan saham-saham berbasis gim video menekan saham sektor layanan komunikasi yang melemah –1,5% yang merupakan penurunan terbesar di antara sektor-sektor utama dalam komponen indeks S&P. Sedangkan dari sisi perang dagang, Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, mengatakan bahwa pembicaraan perdagangan dengan Tiongkok pada pekan lalu ’sangat produktif’ dan menegaskan bahwa dirinya dan pejabat lainnya akan melakukan perjalanan ke Beijing-Tiongkok untuk putaran pertemuan berikutnya. Sementara itu di sisi lain, ketua The Fed AS, Jerome Powell, dijadwalkan akan berbicara pada Kamis pagi ini di Virginia dimana investor diperkirakan akan mencermati pidato tersebut untuk mengetahui pandangan lebih lanjut dari The Fed AS terhadap perekonomian AS dan global.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka terkoreksi –0,30% yang mengikuti pelemahan indeks di bursa Wall Street tadi malam di tengah-tengah pergerakan nilai tukar Yen yang cenderung stabil. Selain itu, investor di bursa Jepang juga fokus terhadap musim laporan keuangan emiten.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan rawan akan aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6517/6486 - 6566/6583. Cermati :
WSKT, ADHI, EXCL, HMSP, INDY, INKP, ITMG, MNCN, TLKM
   
           
BERITA EMITEN

MAPI : Mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 18% pada tahun 2018 yang sebesar Rp. 19,24 triliun, lebih tinggi dari target 15% yang dibidik perseroan atau lebih tinggi dari penjualan di tahun 2017 yang sebesar Rp. 16,3 triliun. Pada tahun ini, perseroan akan menganggarkan belanja modal sebesar Rp. 800 miliar untuk menambah 200 gerai bari dengan komposisi 150 gerai untuk toko khusus dan 50 gerai untuk F&B. Untuk tahun 2019, perseroan tetap menargetkan pertumbuhan penjualan di level 15% dan pertumbuhan rata-rata penjualan setiap toko sekitar 5%-6%.
Rekomendasi : Netral
 
BBTN : Memasang target konservatif dalam penyaluran kredit pemilikan rumah pada paruh pertama tahun ini yang kemudian dilanjutkan dengan target yang lebih agresif ketika memasuki semester kedua. Sepanjang tahun 2019 perseroan menargetkan pertumbuhan KPR secara keseluruhan dapat mencapai 13%-15%.
Rekomendasi : Netral
 
KLBF : Berencana meningkatkan kapasitas produksi bahan baku obat hingga 40 juta unit pada tahun ini melalui pembangunan pabrik baru di Cikarang-Jawa Barat. Pembangunan pabrik tersebut merupakan bagian dari belanja modal sekitar Rp. 1 triliun - Rp. 1,5 triliun pada tahun 2019. Produk dari pabrik baru tersebut digunakan untuk memasok bahan baku obat-obatan di Indonesia dan juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Selain itu perseroan juga tengah menjajaki peluang kerja sama pengembangan bahan baku obat dan produk biologi dengan rekanan sejumlah perusahaan dari India, Jepang, Tiongkok dan negara-negara Eropa.
Rekomendasi : Netral
 
TBIG : Gencar menambah penyewa (tenant) baru tahun ini. Perseroan membidik sebanyak 3.000 tenant baru dibandingkan target pada tahun 2018 yang mencapai 2.500 tenant. Taget pertumbuhan ini didukung oleh gencarnya ekspansi operator telekomunikasi untuk jaringan 4G dan rampungnya akuisisi dua perusahaan menara telekomunikasi.
Rekomendasi : Netral
 
SMDR : Perseroan menganggarkan belanja modal sebesar US$ 150 juta – US$ 200 juta. Sebesar 80% belanja modal akan digunakan untuk pembelian kapal dan penambahan kapasitas pelabhan, sisanya untuk bisnis logistic. Pendanaan berasal dari kas internal dan pinjaman bank.
Rekomendasi : Netral
 
INCO : Perseroan siap menggelar divestasi 20% sahamnya ke pasar. Perseroan sudah melayangkan surat ke pemerintah terkait divestasi saham tersebut. Sesuai amandmend kontrak karya 2014, perseroan wajib mendivestasikan $0% sahamnya. Sebanyak 20% sudah di lepas beberapa waktu lalu. Sisa divestasi 20% akan di lakukan paling lambat oktober 2019.
Rekomendasi : Netral
 
MYOR : Perseroan berencana mengekspor produk hingga 2000 kontainer ke rusia pada tahun ini. Target tersebut naik dua kali lipat dari realisasi ekspor tahun lalu sebanyak 1000 kontainer. Target volume ekspor ke rusia, setara US$ 40 juta. Adapun produk andalan di pasar rusia adalah Torabika Cappucino, dimana perseroan mengklaim produknya tersebut menjadi pemimpin pasar kopi instan cappuccino di negara tersebut.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 19 Juli 201919 Jul 2019 08:44

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 8,69 poin atau menguat 0,14% setelah bergerak sideways dalam range 6.375,62 - 6.407,26. Sebanyak 203 saham ditutup menguat, 203 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Juli 201918 Jul 2019 09:19

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya dengan ditutup turun 7,27 poin atau melemah –0,11% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Juli 201917 Jul 2019 08:46

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 16,35 poin atau terkoreksi –0,26% setelah bergerak sideways dalam range 6.389,39 - 6.428,27. Sebanyak 236 saham ditutup melemah, 158 [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Juli 201916 Jul 2019 09:19

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 44,89 poin atau menguat 0,70% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.405,45 - 6.439,10. Sebanyak 227 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Juli 201915 Jul 2019 09:12

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 43,72 poin atau melemah –0,68% setelah bergerak sideways dalam range 6.369,49 - 6.425,32. Sebanyak 268 saham melemah, 151 [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF