News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 1 Februari 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 68,78 poin atau menguat 1,06% setelah bergerak menguat sepanjang perdagangan. Sebanyak 174 saham ditutup melemah, 231 saham menguat dan 125 saham stagnan. Secara sektoral sebanya 8 sektor ditutup menguat dan 2 sektor ditutup melemah. Penguatan dipimpin oleh sektor Finance dan Infrastruktur dimana masing masing sektor mencatatkan penguatan sebesar 1,73% dan 1,68%. Keputusan The Fed AS mempertahankan suku bunga acuannya menjadi pendorong laju IHSG hari ini. Aksi beli asing sebesar Rp 1,4 T di pasar reguler juga turut mendorng penguatan IHSG hari ini dengan pembelian terbesar ada pada saham BBRI,BBCA,TLKM,UNVR dan ASII.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,06%. Sementara Indeks Nasdaq dan S&P ditutup menguat 1,37% dan 0,86%. Perdagangan tadi malam juga ditandai dengan indeks S&P yang mencetak kenaikan bulanan terbesar sejak tahun 2015. Penguatan indeks Nasdaq dan tadi malam salah satunya didorong oleh kuatnya laporan kinerja keuangan Facebook yang menambah optimisme pasar setelah The Fed AS menyampaikan pernyataan yang dovish. Saham Facebook tadi malam mencatat kenaikan sebesar 10,82% yang merupakan kenaikan terkuatnya sejak Januari 2016 setelah melaporkan kinerja kuartalan yang melampaui ekspektasi dan menunjukkan bahwa para pengiklan masih membanjiri Facebook bahkan setelah mengalami serangkaian skandal terkait pelanggaran privasi. Di sisi lain saham General Electric juga turut naik 11,65% setelah melaporkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan untuk penjualan dan cash flow kuartalan setelah menyatakan bahwa pihaknya melihat kenaikan pendapatan industri secara moderat pada tahun 2019. Sementara indeks Dow ditutup terkoreksi akibat tekanan dari saham Dupont Inc yang anjlok 9,23% setelah melaporkan pendapatan yang berada di bawah ekspektasi.
Dari 210 emiten dalam komponen indeks S&P  yang telah melaporkan kinerja keuangan kuartalannya, sebanyak 71% diantaranya membukukan laba yang lebih baik dari estimasi, menurut data Refinitiv. Saat ini, investor tengah menantikan rilis data utama ketenagakerjaan AS. Investor juga menantikan kesimpulan dari perundingan perdagangan antara AS dengan Tiongkok yang bertujuan untuk meredakan konflik perdagangan di antara kedua negara tersebut.
 
Dari kawasan regional pagi ini Indeks Nikkei ditutup menguat 0,11%.  Menguatnya indeks Nikkei tersebut ditopang oleh menguatnya indeks di Wall Street, stabilnya nilai tukar Yen dan musim laporan keuangan emiten di bursa Jepang.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini IHSG diperkirakan  akan bergerak sideways dengan  kecenderungan rawan akan aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6501/6470 - 6555/6470.

Cermati :
PGAS, ASII, UNVR, TLKM, BNGA, BBTN.
      

    
BERITA EMITEN

GMFI : Merealisasikan pembentukan satu anak usaha baru dari rencana pendirian tiga anak usaha baru pada Q1-2019. Perseroan mendirikan PT. Garuda Pratama Daya Sejahtera yang akan bertugas memenuhi kebutuhan manpower outsourcing perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
WIKA : Menghentikan penawaran surat utang tanpa tanggal jatuh tempo (perpetual bond) tahap II yang sebelumnya diharapkan terbet sebelum akhir Januari 2019. Hal tersebut dikarenakan perseroan mengkaji ulang penerbitan surat utang tersebut dikarenakan instrument tersebut masih tergolong baru di Indonesia sehingga mungkin masih dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyosialisasikannya atau mempelajari lebih lanjut untuk mengambil keputusan.
Rekomendasi : Netral
 
SQMI : Berkomitmen menyesuaikan komposisi saham yang beredar di publik (free float) jika hasil penambahan modal dengan skema rights issue membuatnya menyusut signifikan. Adapun hingga dengan H-1 batas perdagangan rights issue perseroan berlaku, penyerapan investor publik baru sekitar 1%.
Rekomendasi : Netral
 
BNGA : Selama tahun 2018 mencatat pertumbuhan kredit konsumer tumbuh 10% secara tahunan. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan sektor pendorong pertumbuhan kredit konsumer perseroan dengan pertumbuhan mencapai 12% secara tahunan. Untuk tahun 2019, perseroan berharap kredit konsumer tumbuh 10%-15%.
Rekomendasi : Netral
 
MMLP : Mengklaim membukukan pendapatan senilai Rp. 300 miliar di tahun 2018 atau tumbuh 30% dibanding tahun 2017. Yang mendongkrak pendapatan perseroan adalah beberapa proyek baru di tahun 2017 yang mulai diakui sebagai pendapatan pada tahun 2018.Untuk tahun 2019, perseroan menyiapkan belanja modal sebesar Rp. 1,7 triliun yang akan digunakan untuk pembelian lahan dan pembangunan gudang untuk memenuhi permintaan sewa gudang. Pada tahun ini perseroan akan membangun gudang-gudang baru di Cikarang, Depok dan Jababeka.
Rekomendasi : Netral
 
BEST : Perseroan masih akan focus ekspansi di kawasan MM2100 di cikarang barat, Bekasi. Perseroan juga akan membuka kawasan baru di luar jabodetabek, tetapi masih di pulau jawa. Untuk mendukung ekspansi tersebut perseroan menganggarkan belanja modal tahun 2019 sebesar Rp 600 miliar. Sumber dana berasal dari dari internal dan eksternal.
Rekomendasi : Netral
TOWR : perseroan berencana melakukan akuisisi sejumlah perusahaan penyedia menara telekomunikasi di tahun 2019. Pada tahun lalu perseroan ekspansif mengakuisisi perusahaan menara telekomunikasi. Jumlah menara telekomunikasi perseroan saat ini mencapai 17.000 unit yang mendukung sekitar 28.000 titik sewa di seluruh Indonesia. Sebesar 32% diantaranya telah di kontrak PT XL Axiata Tbk.
Rekomendasi : Netral
 
SMGR : Proses akuisisi perseroan atas PT Holcim Indonesia Tbk sudah selesai. Selesainya proses akuisisi ini di tandai dengan terjadinya transaksi tutup sendiri (crossing) saham SMCB dengan total nilai Rp 12,96 triliun. Nilai ini sesuai dengan kesepakatan awal kedua antara SMGR dan pemegang saham SMCB sebelumnya. Selanjutnya perseroan akan menggelar penawaran tender wajib (mandatory tender offer).
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 18 April 201918 Apr 2019 08:53

IHSG di perdagangan Selasa, 16 April 2019, sebelum libur Pemilu, ditutup naik 46,39 poin atau menguat 0,72% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.438,39 [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 April 201916 Apr 2019 09:04

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 29,28 poin atau menguat 0,46% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.415,12 - 6.442,03. Sebanyak 198 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 April 201915 Apr 2019 08:47

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 4,30 poin atau terkoreksi tipis –0,07% setelah bergerak sideways dalam range 6.394,91 - 6.422,27. Sebanyak 232 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 April 201912 Apr 2019 09:49

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 68,16 poin atau melemah –1,05% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.410,17 - 6.472,73. Sebanyak 249 [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 April 201909 Apr 2019 08:58

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 48,28 poin atau terkoreksi –0,75% setelah disepanjang perdagangan mayoritas bergerak melemah dalam range 6.390,71 - 6.484,15. Sebanyak [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF