News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 30 November 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik115,92 poiin atau menguat 1,93% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.029,66 - 6.107,17. Sebanyak 256 saham ditutup menguat, 139 saham ditutup melemah dan 128 saham stagnan.Seluruh sektor yang diperdagangkan ditutup menguat yang dipimpin oleh sektor Properti dan Consumer. Menguatnya IHSG kemarin salah satunya  dipengaruhi oleh sentimen pidato ketua The Fed AS, Jerome Powell, yang mengisyaratkan bahwa The Fed AS bisa memperlambat kenaikan suku bunga acuannya. Sentimen tersebut juga mendorong menguatnya nilai tukar Rupiah yang disore hari sebesar Rp. 14.370/US$. Sementara itu investor asing tercatat melakukan aksi beli di pasar reguler mencapai Rp. 756 miliar.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,11%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,25% dan Indeks S&P terkoreksi –0,22%. Melemahnya indeks tadi malam dipengaruhi oleh turunnya saham-saham sektor teknologi dan keuangan. Indeks sempat melanjutkan penguatanya di awal perdagangan setelah rilis risalah rapat The Fed AS yang menunjukkan fleksibilitas bank sentral AS dalam laju kenaikan suku bunga lanjutan. Risalah rapat pada 7-8 November 2018 yang lalu, menunjukkan bahwa hampir semua pejabat The Fed setuju bahwa keniakan suku bunga ’kemungkinan dilakukan segera’, tetapi juga menandai serangkaian risiko yang mulai membebani outlook ekonomi. Di sesi perdagangan sebelumnya, ketua The Fed AS, Jerome Powell, memberi isyarat kepada pasar bahwa siklus normalisasi suku bunga mendekati babak akhir. Pelemahan indeks tadi malam juga turut dipengaruhi oleh sikap investor yang menantikan KTT G20 di Argentina dimana di sela-sela pertemuan tersebut, tepatnya di hari Sabtu, Presiden AS, Donald Trump, dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping untuk membahas perselisihan dagang di antara kedua negara tersebut. Sektor teknologi tadi malam ditutup melemah –0,95%. Sementara sektor Finansial ditutup –0,80% dikarenakan imbal hasil obligasi US Treasury bertenor 10 tahun yang terus turun setelah rilis risalah rapat The Fed.
 
Dari kawasan regional pagi ini Indeks Nikkei dibuka menguat 0,06%. Pergerakan indeks Nikkei pagi ini cenderung datar yang dipengaruhi oleh melemahnya indeks di bursa Wall Street tadi malam dan sikap wait & see jelang pertemuan KTT G20 di Argentina.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik akhir pekan ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan rawan akan aksi profit taking.IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6055/6004 - 6133/6159.

Cermati :
UNVR, ADHI, BBTN, BRPT, EXCL, HMSP, JSMR, SCMA, TLKM, WSKT
   

BERITA EMITEN

BUMI : Optimistis dapat merampungkan pembayaran utang tranche A, B dan C sebesar US$ 1,6 miliar pada tahun 2023. Sejauh ini, perseroan telah melunasi sebagian porsi tranche AS beserta bunga pinjaman senilai US$ 167,5 juta. Perseroan  memiliki utang sebesar US$ 4,3 miliar sebelum melakukan restrukturisasi. Namun setelah meraih persetujuan restrukturisasi perseroan sudah memangkas utang sebesar US$ 2,7 miliar dan kini utang yang berjalan sebesar US$ 1,6 miliar. Perseroan juga memproyeksikan pendapatan pada tahun 2019 melampaui US$ 5 miliar seiring dengan dibukanya keran impor batubara oleh Tiongkok. Produksi batu bara tahun 2019 diperkirakan akan sebesar 90 juta ton - 93 juta ton dibanding produksi tahun 2018 yang sekitar 80 juta ton - 83 juta ton. Di tahun 2020 perseroan berencana meningkatkan produksi batubara menjadi 100 juta ton.
Rekomendasi : Netral
 
CLEO : Merealisasikan penambahan modal tanpa HMETD (private placement) senilai Rp. 274 miliar. Perseroan menerbitkan sebanyak 1 miliar saham baru atau setara 9,09% dengan harga pelaksanaan Rp. 274 per saham. Dana yang diperoleh nantinya sebesar Rp. 225 miliar digunakan untuk membayar pinjaman ke bank BCA, sebesar Rp. 20,3 miliar untuk belanja modal pembelian mesin dan peralatan, kendaraan, inventaris serta instalasi pabrik serta pengeluaran untuk bangunan. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
ADHI : Dua entitas anak perseroan yakni PT. Adhi Persada Gedung dan PT. Adhi Commuter Properti akan melangsungkan penawaran umum perdana (IPO) saham pada pertengahan 2019 atau bergeser dari rencana awal yang dijadwalkan pada tahun ini. Perseroan akan menganggarkan belanja modal sekitar Rp. 4 triliun - Rp. 5 triliun pada tahun 2019 sejalan dengan sejumlah rencana ekspansi yang disiapkan oleh perseroan. Perseroan akan melakukan investasi di beberapa sektor seperti jalan tol, aor dan properti. Dana belanja modal terbesar akan ditanamkan perseroan ke sektor jalan tol dan properti pada tahun depan.
Rekomendasi : Netral
 
BFIN : Bursa Efek Indonesia menolak keinginan PT. Aryaputra Teguharta (APT) agar transaksi saham perseroan dihentikan sementara (suspensi). Pasalnya permintaan APT tidak memenuhi ketentuan suspensi saham sebuah entitas yaitu keberlangsungan usaha (going concern) terganggu dan proses hukum juga belum berkekuatan hukum tetap (inkracht).
Rekomendasi : Netral
 
TINS : Tetap optimistis kinerja pada akhir tahun akan sesuai dengan target meski laba perseroan hingga Q3-2018 tercatat turun. Hingga Q3-2018 laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp. 255,54 miliar atau turun 14,98% secara tahunan dibanding Q3-2017 yang sebesar Rp. 300,57 miliar. Sementara pendapatan tercatat sebesar Rp. 6,8 miliar atau meningkat 2,7% secara tahunan.
Rekomendasi : Netral
 
JSPT : Mengalokasikan belanja modal tahun 2019 sebesar Rp. 1,2 triliun dibanding alokasi tahun 2018 yang sebesar Rp. 700 miliar. Belanja modal tersebut nantinya akan digunakan untuk melanjutkan proyek Andaz Bali dan Mega Kuningan. Perseroan juga sedang merancang empat proyek baru. Selain menambah portofolio, realisasi proyek – proyek tersebut bakal menandai perluasan ekspansi perseroan. Tiga proyek rancangan perseroan berada di lokasi yang belum dirambah. Ketiganya meliputi Deli Serdang, Belitung, dan Labuan Bajo. Adapun satu lokasi pengembangan proyek berada di Jakarta Barat.
Rekomendasi : Netral
 
KKGI : Perseroan menargetkan produksi batubara sebanyak 4 juta metric ton pada tahun 2019. Sebanyak 25% adalah target volume batubara untuk memenuhi kewajiban Domestic Market Obligation.target ini lebih besar dua kali lipat dari proyeksi produksi batubara sepanjang tahun 2018. Oleh karena itu perseroan berencana meningkatkan kapasitas alat berat dan menyiapkan infrastruktur yang lebih memadai. Perseroan akan membiayai ekspansi ini dari anggaran belanja modal sebesar US$ 2,5 juta yang berasal dari kas internal.
Rekomendasi : Netral
 
ITMG : Perseroan telah menyusun rencana bisnis tahun depan. Perseroan menyiapkan belanja modal sebesar US$ 100 juta. Belanja modal tersebut akan dibiayai menggunakan dana internal. Saat ini perseroan masih memiliki kas US$ 300 juta. Rencananya, sebanyak US$ 15 juta – US$ 20 jutadi anggarkan untuk pembelian alat. Sisanya untuk investasi di infrastruktur.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 18 Desember 201818 Dec 2018 09:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 80,54 poin atau terkoreksi –1,31% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.089,31 - 6.174,22. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Desember 201817 Dec 2018 08:48

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 7,88 poin atau terkoreksi –0,13% setelah bergerak sideways dalam range 6.160,35 - 6.185,48. Sebanyak 221 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Desember 201814 Dec 2018 08:51

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 62,14 poin atau menguat 1,02% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.139,33 - 6.186,05. Sebanyak 255 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Desember 201813 Dec 2018 09:12

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 38,99 poin atau menguat 0,64% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.084,34 - 6.118,23. Sebanyak 236 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Desember 201812 Dec 2018 09:18

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 34,77 poin atau melemah –0,57% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.069,16 - 6.106,99. Sebanyak tujuh [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF