News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 28 November 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,19 poin atau melemah –0,15% setelah bergerak sideways dalam range 5.992,88 - 6.034,18. Sebanyak 220 saham ditutup melemah, 165 saham menguat dan 122 saham stagnan. Melemahnya IHSG tersebut salah satunya diakibatkan oleh aksi profit taking setelah penguatan IHSG selama tiga hari secara beruntun. Selain itu, masih melemahnya saham-saham sektor pertambangan, juga menahan pergerakan IHSG. Di sisi lain, investor asing tercatat melakukan aksi beli mencapai Rp. 346 miliar di pasar reguler yang mana saham-saham yang paling banyak dibeli yakni antara lain BBRI, BBNI, BBCA, ASII dan TKIM. Sementara nilai tukar Rupiah mengalami sedikit pelemahan dari Rp. 14.467/US$ menjadi Rp. 14.508/US$.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 0,44%, Indeks Nadaq menguat 0,01% dan Indeks S&P menguat 0,33%. Menguatnya indeks tadi malam salah satunya dipengaruhi oleh pernyataan penasihat ekonomi Presiden AS, Larry Kudlow, yang mengatakan bahwa pertemuan antara Presiden AS, Donald Trump dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada Sabtu mendatang merupakan kesempatan untuk ’membalik situasi’ pada perang dagang. Pertemuan tersebut akan diadakan setelah KTT G20 di Buenos Aires-Argentina. Akan tetapi Kudlow juga mengatakan bahwa pihak pemerintah AS sejauh ini kecewa dengan tanggapan dari pemerintah Tiongkok terhadap masalah perdagangan dengan AS. Pada Senin yang lalu, Presiden Trump mengancam akan melanjutkan penerapan tarif tambahan pada barang-barang impor dari Tiongkok yang akan berlaku pada 1 Januari 2019 mendatang. Di sisi lain, indeks Nasdaq mampu berbalik arah dan ditutup menguat terbatas setelah saham Amazon membalikkan penurunannya menjadi menguat tipis 0,01% setelah mengatakan bahwa pihaknya memiliki hari belanja terbesarnya selama ini dalam ’Cyber Monday’. Di sisi lain, saham General Motors ditutup melemah –2,5% setelah Presiden Trump memperingatkan bahwa subsidi dapat dipangkas setelah General Motors mengatakan akan menutup pabrik di AS dan mem-PHK ribuan pekerjanya. Pada perdagangan nanti malam, pelaku pasar di bursa Wall Street bersiap menantikan pidato terbaru dari Ketua The Fed AS, Jerome Powell.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,38% yang didiukung oleh penguatan indeks di bursa Wall Street tadi malam dan melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dalam fase konsolidasi dengan potensi menguat secara terbatas. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5980/5953 - 6025/6044

Cermati :
ADHI, BBTN, BRPT, EXCL, HMSP, JSMR, MNCN, SCMA, UNVR
 

BERITA EMITEN

ASII : Unit usaha perseroan yakni Astra Infra, terus melakukan ekspansi usaha pada tahun depan untuk memperkuat kinerja perseroan. Ekspansi usaha tersebut tersebut dilakukan dengan akuisisi beberapa ruas tol Trans Jawa. Astra Infra kini mempunyai enam portofolio jalan Tol Trans Jawa sepanjang 355 km dan 270 km telah beroperasi. Dengan rencana akuisisi, Astra Infra bisa menambah panjang tol yang dikelola menjadi 500 km. Hingga Oktober 2018, Astra Infra telah menyerap belanja modal senilai Rp. 3 triliun yang digunakan untuk pengambangan dan akuisisi Tol Cipali.
Rekomendasi : Netral
 
GOOD : Meningkatkan kerja sama bisnis dengan Barry Callebaut Group, salah satu penghasil dan penggilingan kakao terbesar di dunia. Kerja sama tersebut terkait penambahan pasokan cokelat bagi perseroan pada tahun 2019. Kerja sama jangka panjang tersebut penyediaan tambahan 7.000 metrik ton cokelat kompon per tahun. Untuk tahun 2018 perseroan optimistis pendapatan dapat tumbuh di atas 10% dari raihan sebesar Rp. 7,48 triliun di tahun 2017.
Rekomendasi : Netral
 
META : Mengalokasikan belanja modal tahun 2019 sebesar Rp. 3 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk membangun jalan tol, serta pembangkit listrik energi baru dan terbarukan. Saat ini, proyek-proyek tersebut tengah digarap perseroan. Sumber dana belanja modal tersebut berasal dari penawaran umum terbatas yang akan difinalisasi pada akhir tahun ini. Selain itu dana yang diperoleh dari pinjaman perbankan.
Rekomendasi : Netral
 
PORT : Menyuntikkan modal pada anak usahanya yakni PBM Adipurusa senilai Rp. 41,42 miliar. Langkah tersebut bertujuan untuk pengembangan bisnis perusahaan tersebut.
Rekomendasi : Netral
 
DIVA : Berencana ekspansi ke pasar Asia, khususnya Asia Tenggara, untuk memperluas jaringan bisnisnya. Perseroan akan memperkuat layanan produk Tour MiFi dan Instant Intelligence Messaging. Untuk tahun 2019, perseroan menganggarkan belanja modal sekitar Rp. 160 miliar yang akan duigunakan untuk pengadaan 30.000 mesin dan juga pengembangan infrastruktur serta pengembangan SDM.
Rekomendasi : Netral
 
BBCA : Memastikan akan menyelesaikan akuisisi bank kecil setelah menggelar RUPS. Namun hingga akhir tahun 2018, perseroan belum memiliki jadwal untuk menggelar RUPS. Dan RUPS baru akan digelar pada tahun 2019. Perseroan mengaku sudah memiliki satu nama bank kecil yang benar-benar akan diakuisisi namun perseroan belum dapat mengungkap identitas bank tersebut.
Rekomendasi : Netral
 
ULTJ : Perseroan menyiapkan belanja modal sebesar Rp 65 Miliar di tahun 2019. Jumlah ini lebih tinggi 82% di banding capex tahun ini senilai Rp 35,7 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan ekspansi seperti mengganti mesin produksi sampai membangun pabrik dan kantor. Perseroan juga akan menggunakan belanja modal untuk mengembangkan proyek perternakan sapi perah milik PT Ultra Sumatera Dairy Farm di Berastagi, Sumatera Utara.
Rekomendasi : Netral
 
ADHI : Hingga November 2018 perseroan membukukan kontrak baru senilai 12,6 triliun. perolehan itu hanya 54% dari target kontrak baru yang di patok tahun ini sebesar Rp 23,37 triliun. Mayoritas kontrak baru disumbang dari lini kontruksi dan energy yaitu mencapai 90%. Lalu 8% berasal dari lini property, sisanya dari lini bisnis lainnya.
Rekomendasi : Netral
 
KPAS : Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan 15%-30% pada tahun depan. Proyeksi itu mengacu pada rata-rata permintaan kapas local. Estimasi kontribusi penjualan perseroan di tahun depan terdiri dari 85% kapas kecantikan dan 15% kapas medis. Salah satu upaya perseroan mengejar target penjualan adalah memacu pasar ekspor hingga 100-150%.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 18 Desember 201818 Dec 2018 09:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 80,54 poin atau terkoreksi –1,31% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.089,31 - 6.174,22. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Desember 201817 Dec 2018 08:48

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 7,88 poin atau terkoreksi –0,13% setelah bergerak sideways dalam range 6.160,35 - 6.185,48. Sebanyak 221 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Desember 201814 Dec 2018 08:51

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 62,14 poin atau menguat 1,02% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.139,33 - 6.186,05. Sebanyak 255 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Desember 201813 Dec 2018 09:12

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 38,99 poin atau menguat 0,64% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.084,34 - 6.118,23. Sebanyak 236 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Desember 201812 Dec 2018 09:18

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 34,77 poin atau melemah –0,57% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.069,16 - 6.106,99. Sebanyak tujuh [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF