News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 8 November 2018

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya. IHSG ditutup naik 15,96 poin atau menguat 0,27% setelah bergerak sideways dalam range 5.891,14 - 5.947,61. Sebanyak 203 saham ditutup menguat, 173 saham melemah dan 120 saham stagnan.  Secara sektoral, sebanyak tujuh sektor ditutup menguat dengan dipimpin oleh sektor Properti dan Aneka Industri. Menguatnya IHSG kemarin masih didukung oleh sentimen menguatnya nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar dan juga sentimen pergerakan positif indeks di bursa utama regional.
Namun meski menguat, investor asing di penutupan perdagangan tercatat melakukan aksi jual mencapai Rp. 45,5 miliar dimana saham yang paling banyak dijual antara lain BBCA, UNVR, INDF dan BBNI. Sementara saham yang paling banyak dibeli antara lain BBRI, ASII, TLKM, TKIM  dan GGRM.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 2,13%, Indeks Nasdaq menguat 2,64% dan Indeks S&P menguat 2,12%. Menguatnya indeks tadi malam dipimpin oleh saham-sahams sektor teknologi dan kesehatan yang dipicu oleh sentimen dari Pemilu Kongres AS yang sesuai dengan perkiraan. Saham-saham sektor teknologi dan perawatan kesehatan yang membukukan kenaikan masing-masing 2,9%. Sementara saham sektor consumer discreationary mencatatkan kenaikan sebesar 3,1% yang didorong oleh naiknya saham Amazon sebesar 6,9%. Dari sisi pemilu Sela di AS, seperti yang diperkirakan, Partai Demokrat AS memenangkan mayoritas kursi di DPR-AS, sedangkan Partai Republik AS yang dipimpin oleh Presiden Donald Trump, mempertahankan dominasinya di Senat AS. Meski kendali yang terbagi di Parlemen AS akan membuat lebih sulit bagi pemerintahan Presiden Trump untuk mendorong UU baru seperti pemangkasan pajak tambahan atau dengan kata lain dapat berpotensi menunjukkan kemungkingan kemacetan piolitik. Akan tetapi investor tidak melihat adanya kemungkinan pembalikan langkah pemotongan pajak dan deregulasi yang telah diberlakukan di bawah pemerintahan Presiden Trump. Di sisi lain, The Fed AS telah memulai pertemuan kebijakan moneternya. Namun The Fed diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga acuannya dan baru akan menaikkannya pada pertemuan Desember 2018 mendatang.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 1,63% yang turut dipicu oleh penguatan indeks di bursa Wall Street tadi malam setelah hasil pemilu Sela di AS sesuai dengan perkiraan.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan seiring dengan positifnya pergerakan indeks di bursa Wall Street dan kawasan regional. Namun pergerakan IHSG juga rawan akan aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bererak dalam range 5905/5870 - 5961/5983. Cermati :
BBTN, BSDE, EXCL, HMSP, ICBP, INCO, MIKA, UNVR.
     
                             
BERITA EMITEN

ADES :  Kenaikan laba bersih perseroan di sepanjang Januari-September 2018 sebesar lebih dari 50% ditopang oleh strategi efisiensi dan pengendalian biaya produksi. Laba bersih tercatat naik 53,56% secara tahunan menjadi Rp. 35,55 miliar. Namun pendapatan perseroan tercatat turun 2,69% secara tahunan dari Rp. 613,06 miliar menjadi Rp. 596,53 miliar. Penurunan penjualan terjadi karena adanya transisi pergantian beberapa distributor.
Rekomendasi : Netral
 
BUMI : Mencatatkan laba bersih sebesar US$ 295,98 juta hingga Q3-2018 atau turun 20,73% dibanding Q3-2017 yang sebesar US$ 259,86 juta. Meski demikian, laba bersih inti perseroan sebetulnya mencapai US$ 273 juta. Laba bersih inti perseroan tersebut tidak memasukkan kinerja dari PT. Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS).
Menargetkan penjualan batu bara melampaui 25 juta ton pada Q4-2018. Dengan demikian total penjualan batu bara pada tahun ini diperkirakan dapat melampaui 85 juta ton. Hingga Q3-2018, perseroan merealisasikan penjualan sejumlah 60 juta ton, turun 4,2% secara tahunan dibanding Q3-2017 yang sebanyak 62,6 juta ton. Penurunan kinerja operasional disebabkan penangguhan pengiriman batu bara kalori rendah di Kaltim Prima Coal menjadi Q4-2018. Diharapkan kinerja penjualan dapat meningkat seiring dengan kenaikan permintaan pada saat musim dingin.
Rekomendasi : Netral
 
KRAS : Setelah mengalami beberapa kali penundaan operasi, perseroan memastikan fasilitas pelebur biji besi dengan tungku tiup (blast furnace) dapat beroperasi penih pada pertengahan Desember 2018. Beroperasinya tungku tiup tersebut akan menghasilkan penghematan cukup signifikan dalam produksi perseroan. Perseroan juga akan mengurangi pemakaian gas karena blast furnace menggunakan batu bara yang dipadatkan (kokas) sebagai bahan baku.
Rekomendasi : Netral
 
CMNP : Merealisasikan penambahan modal tanpa HMETD (private placement) senilai Rp. 426,25 miliar. Perseroan menerbitkan sebanyak 275 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp. 1.550 per saham kepada PT. Raja Berkah Tentram. Dana yang diperoleh akan dimanfaatkan untuk pengembangan usaha seperti sejumlah ruas tol di beberap a daerah.
Rekomendasi : Netral
 
PPRO : Merampungkan aksi akuisisi dua perusahaan yakni 100% saham PT. Grahaprima Realtindo dan 70% saham PT. Limasland Realty Cilegon. Transaksi pembelian saham tersebut bernilai Rp. 72,33 miliar. Hingga Q3-2018 perseroan membukukan kenaikan total pendapatan 1,67% secara tahunan dari Rp. 1,79 triliun menjadi Rp. 1,82 triliun. Sementara laba bersih meningkat 11,24% dari Rp. 274,91 miliar menjadi Rp. 305,82 miliar. Sementara marketing sales tercatat sebesar Rp. 3 triliun dibanding Q3-2017 yang sebesar Rp. 2,2 triliun.
Rekomendasi : Netral
 
MDKA : Perseroan baru saja mengakuisisi perusahaan pertambangan PT Pani Bersama Jaya. Perseroan menggelontorkan dana sebesar 836,43 miliar untuk mengambil alih kepemilikan 68,93% saham PBJ. Dana akuisisi menggunakan kas internal.. hingga September 2018, perseroan memiliki kas dan setara kas US$28 juta. Sementara fasilitas pinjaman mencapai US$ 181 juta.
Perseroan juga terus melakukan eksplorasi dan pembangunan area tambang Oksida Tujuh Bukit dan Ertar. Pembangunan dan rencana ekspansi untuk wilayah proyek Oksida Tujuh Bukit meliputi pembuatan sirkuit pabrik persiapan bijih, perluasan seluruh tempat pelindian tumpukan bahan tambang dari berkapasitas 36 juta ton menjadi 56 juta tion serta pelebaran sumbatan aliran produksi pabrik. Sedangkan untuk Wetar, akan dilakukan eksplorasi di sekitar tambang Partolang dan Baramanu untuk mengevaluasi potensi emas perak dan badan-badan sulfida kecil.
Rekomendasi : Netral
 
MDKA :
ACES : Perseroan membukukan kinerja yang cukup positif pada kuartal III 2018. Perseroan menganggap strategi penambahan gerai masih menjadi cara efektif mengerek kinerja. Kinerja tersebut berasal dari gerai baru maupun gerai lama yang dimiliki perseroan. Hingga saat ini perseroan memiliki 169 gerai yang meliputi 163 toko regular dan 6 ACE Express.
Rekomendasi : Netral
 
HERO : Perseroan memulai ekspansi gerai IKEA yang kedua. Perseroan melibatkan PT Archipelago Property Development yang merupakan sister company, dimana Archipelago yang akan menyediakan dan membangun tempatnya, sedangkan IKEA nanti hanya akan membayar sewa.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 21 November 201821 Nov 2018 08:49

IHSG di perdagangan Senin, awal pekan kemarin sebelum libur, mengakhiri penguatan beruntunnya dan ditutup terkoreksi. IHSG ditutup turun 7,05 poin atau terkoreksi –0,12% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 November 201816 Nov 2018 09:05

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga secara beruntun. IHSG di tutup naik 97,44 poin atau menguat 1,66% setelah di sepanjang sesi perdagangan [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 November 201814 Nov 2018 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 58,15 poin atau menguat 1,01% setelah bergerak sideways dalam range 5.747,53 - 5.850,38. Sebanyak 168 saham ditutup menguat, 188 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 November 201813 Nov 2018 09:10

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 97,10 poin atau melemah –1,65% setelah bergerak melemah di hampir sepanjang sesi perdagangan. [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 November 201812 Nov 2018 08:55

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin mengakhiri rally-nya selama delapan hari beruntun dan ditutup terkoreksi signifikan. IHSG ditutup turun 102,65 poin atau terkoreksi –1,72% [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF