News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 6 November 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 14,30 poin atau menguat 0,24% setelah bergerak sideways dalam range 5.886,21 - 5.926,64. Sebanyak 180 saham ditutup menguat, 213 saham melemah dan 118 saham stagnan. Pergerakan IHSG kemarin sempat mengalami tekanan sebagai akibat dari aksi profit taking serta pergerakan melemahnya indeks di bursa Wall Stret yang diikuti oleh bursa di kawasan regional. Namun IHSG mampu berbalik arah hingga akhirnya ditutup menguat yang dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni antara lain aksi beli investor asing yang men capai Rp. 762 miliar, menguatnya nilai tukar Rupiah serta rilis data GDP Indonesia Q3-2018 yang tercatat sebesar 5,17%.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow dan Indeks S&P ditutup menguat masing-masing 0,76% dan 0,56%. Sementara indeks Nasdaq ditutup terkoreksi –0,38%.. Menguatnya indeks Dow dan Indeks S&P tadi malam didorong oleh naiknya saham sektor finansial dan energi di tengah-tengah kehati-hatian pelaku pasar menjelang diselenggarakannya pemilu Kongres AS. Naiknya saham sektor finansial didorong oleh kinerja keuangan emiten yakni salah satunya Berkshire Hathaway yang menguat 5% setelah melaporkan kenaikan dua kali lipat laba usahanya. Sementara saham sektor energi tercatat naik 1,6% setelah pemerintah AS memberlakukan sanksi terhadap Iran. Di saat yang sama, turunnya imbal hasil US Treasury membantu naiknya saham-saham  sektor-sektor defensif yang sensitif terhadap suku bunga seperti sektor real estate, utilitas dan barang kebutuhan pokok. Sementara indeks Nasdaq mengalami koreksi didorong oleh pelemahan saham Apple dan Amazon. Saham Apple anjlok –2,84% setelah Rosenblatt Securities menurunkan peringkat Aplle di tengah ekspektasi penjualan iPhone yang lebih rendah serta adanya laporan bahwa Apple berencana untuk menghentikan rencana tambahan jalur produksi bagi produk iPhone XR. Sementara saham Amazon melemah –2,27% setelah Presiden Trump mengatakan bahwa Pemerintah AS sedang mencoba menemukan fakta tentang pelanggaran antitrust yang dilakukan oleh Amazon. Dari sisi pemilu Kongres AS, jajak pendapat menunjukkan peluang kuat bagi Partai Republik yang dipimpin oleh Presiden Donald Trump, untuk mendominasi di Senat AS. Namun Partai Republik AS kemungkinan akan menyerahkan kendalinya di DPR AS kepada Partai Demokrat AS. Hal tersebut menjadi potensi hambatan bagi agenda pro bisnis yang diusung oleh Presiden Trump yang telah menjadi penggerak utama rally pasar saham sejak Pilpres tahun 2016 yang lalu.  Pemilu Kongres AS akan dilakukan pada hari ini waktu setempat.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,55% yang mana penguatan tersebut di pengaruhi oleh melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar serta juga didorong aksi beli setelah di perdagangan kemarin indeks Nikkei ditutup melemah –1,55%.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan sentimen yang berpotensi mempengaruhi antara lain data pertumbuhan ekonomi Indonesia Q3-2018 sebesar 5,17%, menguatnya nilai tukar Rupiah  dan naiknya harga sejumlah komoditas, yang dibayangi oleh aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5896/5871 - 5936/5952.

Cermati :
UNVR,  AKRA, BBCA,  BBTN, BRPT, HMSP, INTP, PTBA
      

                          
BERITA EMITEN

CMNP : Sedang menyiapkan sejumlah stratei pendanaan melalui penerbitan saham baru (rights issue) dan obligasi hingga Rp. 32 triliun. Dana tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan empat jalan tol baru ke depannya. Proyek tersebut yakni pengembangan jalan tol dalam kota Bandung, pengembangan ruas tol Depok hingga Antasari, pelebaran jalan tol di Ancol Timur hingga Depok dan proyek jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).
Rekomendasi : Netral
 
LPKR : Menyesalkan keputusan Fitch Ratings yang menurunkan peringkat kredit perseroan dari B ke CCC+. Perseroan menilai bahwa keputusan tersebut tidak berdasarkan kepada kondisi likuiditas, neraca, kualitas kredit atau model bisnis dan optimisme perseroan terhadap pertumbuhan ke depan.
Rekomendasi : Netral
 
BBCA : Menargetkan total dana kelolaan dari bisnis wealth management hingga akhir tahun 2018 mencapai Rp. 27 triliun atau tumbuh 20% secara tahunan. Terkait hal tersebut, perseroan menggandeng PT. Eastpring Investments Indonesia untuk menawarkan alternatif solusi investasi dalam rangka pemenuhan kebutuhan investasi nasabah.
Rekomendasi : Netral
 
GIAA : Optimistis dapat menurunkan nilai kerugian ke level di bawah US$ 100 juta seiring dengan langkag renegosiasi kontrak penyewaan pesawat yang diproyeksikan berdampak positif pada kinerja Q4-2018. Perseroan menargetkan negosiasi terkait kontrak leasing dan negosiasi untuk menurunkan biaya penyewaan pesawat dapat mencapai titik temu dalam waktu dekat.
Rekomendasi : Netral
 
PBID : Memperkirakan penjualan perseroan dapat meningkat 20% hingga akhir tahun 2018 atau lebih tinggi dari target yang dipatok 12% secara tahunan. Di Q3-2018, perseroan membukukan kenaikan pendapatan sebesar 24,88% dari Rp. 2,54 triliun menjadi Rp. 3,17 triliun. Sementara laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 47,39% dari Rp. 167,89 miliar menjadi Rp. 247,46 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
SATU : Menargetkan kinerja perseroan dapat tumbuh minmal 50% pada tahun 2019. Perseroan memperoleh dana sebesar Rp. 58,5 miliar dari perhelatan IPO. Dana yang diperoleh, sebesar 20% akan digunakan untuk menyelesaikan sejumlah proyek yang sedang berjalan dan 60% akan digunakan untuk pengembangan klaster perumahan baru yang menyasar segmen menengah ke bawah. Sisanya sebanyak 20% akan digunakan sebagai suntikan modal pada 2 anak usaha perseroan yakni PT. Kota Satu Manajemen dan PT. Kota Satu Persada, yang menjalankan bisnis perhotelan.
Rekomendasi : Netral
 
GMFI : Per akhir Kuartal III 2018 perseroan membukukan pendapatan US$ 334,69 juta, pendapatan ini tumbuh 7,78% year on year. Namun laba tahun berjalan perseroan menyusut US$ 26,98 juta. Hal itu di karenakan beban usaha perseroan naik 15,82% year on year menjadi US$295,68 juta.
Rekomendasi : Netral
 
HRUM : Perseroan telah memproduksi 2,9 juta ton batu bara hingga September 2018. Perseroan masih harus memproduksi 1,6 juta ton batubara lagi demi menggenapi target tahun ini sebanyak 4,5 juta ton batubara. Volume penjualan batubara perseroan per akhir September 2018 turun 5,3% year on year. Beruntung kondisi tersebut diimbangi dengan kenaikan rata rata harga jual batubara 13,4% yoy.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 21 November 201821 Nov 2018 08:49

IHSG di perdagangan Senin, awal pekan kemarin sebelum libur, mengakhiri penguatan beruntunnya dan ditutup terkoreksi. IHSG ditutup turun 7,05 poin atau terkoreksi –0,12% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 November 201816 Nov 2018 09:05

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga secara beruntun. IHSG di tutup naik 97,44 poin atau menguat 1,66% setelah di sepanjang sesi perdagangan [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 November 201814 Nov 2018 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 58,15 poin atau menguat 1,01% setelah bergerak sideways dalam range 5.747,53 - 5.850,38. Sebanyak 168 saham ditutup menguat, 188 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 November 201813 Nov 2018 09:10

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 97,10 poin atau melemah –1,65% setelah bergerak melemah di hampir sepanjang sesi perdagangan. [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 November 201812 Nov 2018 08:55

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin mengakhiri rally-nya selama delapan hari beruntun dan ditutup terkoreksi signifikan. IHSG ditutup turun 102,65 poin atau terkoreksi –1,72% [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF