News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 6 September 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi signifikan. IHSG ditutup turun 221,80 poin atau terkoreksi –3,76% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dan secara intra day sempat terkoreksi –4,80%. Sebanyak 411 saham ditutup melemah, 32 saham menguat dan 52 saham stagnan. Dari sisi sektoral, seluruh sektor yang diperdagangkan ditutup terkoreksi yang dipimpin oleh sektor Consumer dan Manufaktur. Pelemahan IHSG kemarin sejalan dengan pelemahan indeks di bursa global seiring dengan sentimen perang dagang yang membebani pasar saham dimana terkait rencana AS yang akan mengenakan tarif impor tambahan senilai US$ 200 miliar kepada Tiongkok dalam waktu dekat. Selain itu, pergerakan pasar saham global juga tertekan dengan krisis mata uang yang dialami oleh sejumlah negara berkembang. Terkhusus di Indonesia, pelemahan nilai tukar Rupiah yang mendekati level Rp. 15.000/US$ menjadi faktor utama penekan pergerakan IHSG.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow ditutup menguat 0,09%. Sementara indeks Nasdaq dan indeks S&P ditutup terkoreksi –1,19% dan –0,28%. Melemahnya indeks tadi malam khususnya indeks Nasdaq didorong oleh tertekannya saham-saham sektor teknologi. Saham Facebook dan Twitter memimpin pelemahan saham sektor teknologi dengan melemah masing-masing –2,3% dan –6,1%. Sementara saham sektor Teknologi dan sektor konsumer yang masing-masing melemah –1,5% dan –1,1%, menjadi penekan pergerakan indeks S&P. Saham-saham seperti Alphabet, Snap Inc, Microsoft, Amazon dan Netflix turut terkoreksi mengikuti penurunan saham Facebook dan Twitter. Sementara penguatan saham Caterpillar dan Johnson & Johnson yang naik lebih dari 1,5% mendorong penguatan indeks Dow. Penurunan saham Facebook dan Twitter terjadi setelah para eksekutif dari kedua emiten tersebut menyampaikan pembelaannya di hadapan parlemen AS. Tekanan juga darang dari Departemen Kehakiman AS yang menyatakan akan bertemu dengan jaksa umum untuk membahas kekhawatiran bahwa platform media sosial sengaja menekan pertukaran ide secara bebas, meskipun tidak secara khusus menyebut Facebook dan Twitter. Dari sisi data ekonomi, Neraca Perdagangan AS pada Juli 2018 menunjukkan peningkatan defisit yang merupakan defisit tertinggi sejak tahun 2015, dari defisit US$ 45,7 miliar menjadi US$ 50,1 miliar. Data tersebut semakin menambah kekhawatiran pelaku pasar bahwa proposal AS untuk mengenakan tarif atas barang impor dari Tiongkok senilai US$ 200 miliar dapat berlaku segera setelah periode komentar publik berakhir pada hari ini, bahkan ketika AS dan Kanada akan berbicara kembali untuk merundingkan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).
 
Dari kawasan regional pagi ini Indeks Nikkei dibuka terkoreksi –0,54%. Melemahnya indeks Nikkei pagi ini turut dipengaruhi oleh sentimen eksternal terkait perang dagang dan pelemahan indeks di bursa global serta dipengaruhi oleh kondisi domestik terkait bencana alam topan dan gempa yang melanda Jepang.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan masih melanjutkan koreksinya seiring masih tertekannya nilai tukar Rupiah. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5580/5477 - 5827/5971. Cermati :
TBLA, RALS, ICBP, HMSP, JSMR, ASII
           
            
BERITA EMITEN

JSMR : Memastikan memiliki pipeline untuk mengurangi sebagian atau keseluruhan kepemilikan saham di 4-5 perusahaan yang memiliki konsesi ruas tol. Untuk itu, perseroan menjajaki opsi penerbitan reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) dan mengundang investor strategis. Perseroan berencana kembali melepas sebagian saham di anak usaha, yang dimiliki mayoritas atau melepas seluruh saham minoritas di sejumlah anak usaha yang mengelola ruas tol. Meskipun tidak memasang batas waktu implementasi hal tersebut, perseroan tetap menjajaki penawaran saham sebagian anak usaha kepada sejumlah pihak tertentu.
Rekomendasi : Netral
 
ASII : Melalui anak usahanya yakni PT. Sedaya Multi Investama (SMI) dan perusahaan teknologi asal Hong Kong, WeLab, membentuk perusahaan di bidang teknologi keuangan bernama PT. Astra WeLab Digital Arta (AWDA) dengan investasi yang dikeluarkan mencapai US$ 21 juta sebagai modal dasar yang dikeluarkan secara bertahap. AWDA bertujuan menyediakan produk dan solusi finansial melalui pengembangan teknologi Big Data terkini untuk membantu konsumen yang belum memiliki akses yang lebih baik dan efisien terhadap peminjaman.
Rekomendasi : Netral
 
BBKP : Perseroan dan Kookmin Bank Financial Group (KBFG) siap mengembangkan sinergi bisnis menyusul masuknya Kookmin sebagai salah satu pemegang saham perseroan. Empat bidang akan dikembangkan yakni pengembangan sistem untuk produk dan layanan, perbankan digital dan teknologi informasi, bisnis perbankan internasional serta manajemen risiko.
Rekomendasi : Netral
 
NOBU : Mengandeng PT. Century Tokyo Leasing Indonesia  (CTI) untuk mengembangkan potensi kerja sama aliansi strategis seperti penyediaan layanan perbankan. CTI merupakan perusahaan pembiayaan dengan entitas induk Tokyo Century Corporation yang berbasis di Jepang yang pada Mei 2018 yang lalu telah membeli hampir 5% saham perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
WSKT : Memproyeksikan dana pembayaran light rail transit (LRT) Palembang akan masuk pada akhir September 2018 sejalan dengan rampungnya proses pengerjaan. Perseroan juga membidik dana segar dari penerbitan obligasi serta akan mencairkan sejumlah pembayaran turnkey. Terkait dengan divestasi ruas tol, perseroan juga masih melakukan pembicaraan dengan sejumlah pihak dan ditargetkan selesai pada tahun ini.
Rekomendasi : Netral
 
TINS : Mengupayakan pertumbuhan volume penjualan mencapai 30%-40% hingga akhir tahun 2018. Di semester II-2018 perseroan memperkirakan kinerjanya akan membaik setelah mengalami tekanan di semester I-2018.
Rekomendasi : Netral
 
GMFI : Berupaya meningkatkan kontrak yang diperoleh dari perusahaan-perusahaan non afiliasi untuk mendiversifikasikan pendapatan. Perseroan juga ingin terus memperbesar porsi bisnis yang berasal dari perusahaan di luar induk usaha. Di semester I-2018 perseroan membukukan pendapatan non afiliasi sebesar 40% dari total pendapatan yang sebesar US$ 223,31 juta dibanding semester I-2017 yang hanya sebesar 32%.
Rekomendasi : Netral
 
TLKM : Merampungkan penerbitan surat utang jangka menengah (MTN) senilai total Rp. 1,5 triliun. Perseroan berencana menggunakan dana yang diperoleh untuk pengembangan jaringan akses dan backbone khisisnya pembangunan jaringan broadband fiber to home.
Rekomendasi : Netral
 
BBRI : Menargetkan proses akuisisi perusahaan Sekuritas akan rampung pada tahun ini dan akan menjadi pelengkap bisnis perseroan. Perseroan juga menargetkan pertumbuhan  kredit lebih tinggi dari rencana bisnis bank sebelumnya dari 11% menjadi 14% dengan menjaga kualitas aset.
Rekomendasi : Netral
 
BNGA : Berencana untuk menerbitkan suray utang senilai Rp. 1,7 triliun pada semester II-2018 yang ditujukan untuk keburuhan permodalan dan ekspansi usaha perseroan khususnya pembiayaan ekspansi kredit.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 18 September 201818 Sep 2018 09:18

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 107,02 poin atau terkoreksi –1,80% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.811,92 - 5.911,65. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 September 201814 Sep 2018 09:05

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 60,12 poin atau menguat 1,04% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.834,76 - 5.865,07. Sebanyak 239 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 September 201812 Sep 2018 08:48

IHSG di perdagangan Senin kemarin ditutup terkoreksi. IHSG ditutup turun 20,35 poin atau terkoreksi –0,35% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah yang mana secara [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 September 201806 Sep 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi signifikan. IHSG ditutup turun 221,80 poin atau terkoreksi –3,76% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dan secara [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 September 201805 Sep 2018 08:47

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari keempat secara beruntun. IHSG ditutup turun 62,28 poin atau terkoreksi –1,04% setelah di sepanjang sesi [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 September 201804 Sep 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 50,88 poin atau terkoreksi –0,85% setelah bergerak sideways dalam range 5.954,93 - 6.026,92. Sebanyak 261 saham ditutup melemah, 133 [ ... ]

Read more...
Morning Note 3 September 201803 Sep 2018 08:58

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 0,50 poin atau terkoreksi tipis –0,01% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range –5.940,65 [ ... ]

Read more...
Morning Note 31 Agustus 201831 Aug 2018 08:50

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 46,19 poin atau terkoreksi –0,76% setelah bergerak sideways dalam range 6.013,37 - 6.086,94. Sebanyak 223 saham ditutup melemah, 145 [ ... ]

Read more...
Morning Note 30 Agustus 201830 Aug 2018 09:29

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya meski di hampir sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup naik 22,50 poin atau menguat 0,37% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 29 Agustus 201829 Aug 2018 09:09

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 16,68 poin atau menguat 0,28% setelah bergerak dalam range  6.023,22 -  6.065,25. Sebanyak 176 saham ditutup menguat, 194 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Agustus 201828 Aug 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 57,22 poin atau menguat 0,96% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.993,70 - 6.025,97. Sebanyak 221 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Agustus 201827 Aug 2018 08:45

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 14,23 poin atau terkoreksi –0,24% setelah bergerak sideways dalam range 5.949,61 - 5.993,60. Sebanyak 203 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 24 Agustus 201824 Aug 2018 08:39

IHSG  diperdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 38,68 poin atau menguat 0,65% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Agustus 201823 Aug 2018 08:50

IHSG di perdagangan Selasa kemarin sebelum libur Idul Adha, kembali melanjutkan penguatannya.  IHSG ditutup naik 52,11 poin atau menguat 0,88% setelah di sepanjang sesi perdagangan [ ... ]

Read more...
Morning Note 21 Agustus 201823 Aug 2018 08:19

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 108,39 poin atau menguat 1,87% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.833,54 -  5.919,33. Sebanyak 266 [ ... ]

Read more...