News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 5 September 2018

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari keempat secara beruntun. IHSG ditutup turun 62,28 poin atau terkoreksi –1,04% setelah di sepanjang sesi perdagangan mayoritas bergerak melemah dalam range 5.889,09 - 5.978,73. Sebanyak 300 saham ditutup melemah, 86 saham menguat dan 90 saham stagnan. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih di pasar reguler mencapai Rp. 311,60 miliar. Secara sektoral, sebanyak 9 sektor ditutup melemah dengan dipimpin oleh sektor Industri Dasar, sementara sektor Consumer menjadi satu-satunya sektor yang ditutup menguat. Melemahnya IHSG kemarin masih dipengaruhi oleh sentimen pelemahan nilai tukar Rupiah yang kemarin sempat mendekati level Rp. 15.000/US$.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi terbatas. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,05%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,23% dan Indeks S&P terkoreksi –0,17%. Pelemahan indeks tadi malam dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap ketegangan perdagangan antara AS dengan mitra-mitra dagang utamanya. Saham Nike dan Verizon yang melemah masing-masing –3,16% dan –2,17% menjadi penekan pergerakan indeks Dow. Sementara delapan sektor dari 11 sektor dalam komponen indeks S&P ditutup melemah dengan dipimpin oleh saham sektor telekomunikasi dan real estat. Sedangkan pelemahan indeks Nasdaq dipimpin oleh penurunan saham Facebook sebesar –3%. Dari sisi perang dagang, perbedaan besar menjadi penghambat gagalnya perundingan dagang antara AS dan Kanada mencapai kata sepakat, dan belum ada kejelasan kapan kedua negara tersebut akan menyelesaikan perbedaan pandangannya. Disisi lain, investor juga berhati-hati terhadap tarif baru impor AS terhadap barang-barang dari Tiongkok yang diperkirakan akan segera diberlakukan. Sementara itu, nilai tukar US Dollar bergerak menguat dan menekan harga komoditas dan mata uang negara-negara berkembang setelah rilis data ekonomi AS yang terbaru menunjukkan hasil yang positif yakni ISM Manufacturing PMI periode Agustus 2018 yang tercatat naik dari 58,1 ke 61,3.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka terkoreksi –0,15% yang dipengaruhi oleh sentimen perang dagang dan krisis mata uang yang melanda beberapa negara berkembang.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan berpotensi rawan akan tekanan seiring dengan pelemahan indeks di bursa global sebagai akibat tekanan sentimen perang dagang dan juga krisis mata uang di sejumlah negara berkembang. Dari sisi domestik, IHSG juga rawan tekanan dari pelemahan nilai tukar Rupiah. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5870/5835 - 5959/6013. Cermati :
WIKA, AALI, UNVR, JSMR, PTRO, MYOR.
        
             
BERITA EMITEN

GEMS : Menargetkan produksi batu bara PT. Barasentosa Lestari (BSL) yang beroperasi di wilayah Sumatera Selatan mencapai 1 juta ton pada tahun 2019. Akuisisi BSL dapat menambah cadangan baru bara perseroan sekitar 200 juta ton sehingga total cadangan batu bara perseroan meningkat menjadi 1 miliar ton.
Rekomendasi : Netral
 
TCPI : Menandatangani kontrak baru perjanjian pengangkutan bijih nikel dari suatu perusahaan lokal di Surabaya-Jawa Timur dengan nilai kontrak mencapai US$ 40,7 juta. Kerja sama tersebut berupa pengangkutan bijih nikel melalui laut dengan menggunakan mother vessel di Sulawesi dengan minimum volume pengangkutan sebanyak 1,1 juta metric ton per tahun.
Rekomendasi : Netral
 
OKAS : Tengah menjajaki opsi penggalangan dana melalui pinjaman sindikasi bank maupun rights issue. Perseroan berniat menggunakan dana yang diperoleh untuk keperluan modal kerja dan rencana pembiayaan kembali utang.
Rekomendasi : Netral
 
PPRO : Memperkirakan nilai penjualan (marketing sales) tembus Rp. 3 triliun hingga Q3-2018. Angka tersebut setara dengan 78,95% dari total target tahun mencapai Rp. 3,8 triliun dan kemungkinan melampaui proyeksi yang telah ditetapkan pada awal tahun ini.
Rekomendasi : Netral
 
MITI : Perseroan akan melangsungkan penambahan modal melalui HMETD (rights issue) pada tahun 2019 mendatang atau mundur dari rencana semula di tahun ini. Rencananya dana yang diperoleh akan digunakan untuk mendanai keperluan investasi aset baru.
Rekomendasi : Netral
 
BMRI : Akan melakukan penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi sebesar Rp. 3 triliun dengan bunga tetap 8,50% dan bertenor lima tahun. Dana yang diperoleh nantinya akan digunakan untuk ekspansi kredit dalam rangka pengambangan usaha perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
PTRO : Kian fokus ke bisnis inti sebagai kontraktor pertambangan setelah divestasi aset tambang batu bara PT. Santan Energy (SB) kepada PT. Harum Energy Tbk. Perseroan optimis kinerjanya meningkat pada semester II-2018 seiring dengan memanasnya harga komoditas dunia sehingga diharapkan mendongkrak raihan nilai kontrak perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
SMCB : Optimistis mempertahankan peningkatan harga jual dan pertumbuhan hingga 6% hingga akhir tahun 2018 meskipun kinerja keuangan masih tertekan sampai dengan semester I-2018. Target tersebut sejalan dengan target yang diproyeksikan oleh Asosiasi Semen Indonesia. Perseroan juga berencana memperluas pasar domestik dengan meluncurkan sejumlah produk baru untuk konstruksi.
Rekomendasi : Netral
 
EXCL : Melakukan lindung nilai mata uang di kisaran Rp. 15.000 per US$ dikarenakan pelemahan rupiah yang terlalu dalam berpotensi mengganggu belanja modal perseroan dimana separuh anggaran belanja modal masih menggunakan mata uang US Dollar.
Rekomendasi : Netral
 
IPO : PT. Satria Antaran Prima Tbk (SAP Express), yang bergerak di sektor pengiriman barang, berencana melangsungkan penawaran umum perdana (IPO) saham untuk memperkuat struktur permodalan guna merespon prospek bisnis industri jasa pengiriman sebagai imbas dari maraknya transaksi penjualan ritel melalui e-commerce. Perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 600 juta lembar saham atau 60% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan harga penawaran berkisar Rp. 220 - Rp. 260.

Morning Meeting

Morning Note 18 September 201818 Sep 2018 09:18

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 107,02 poin atau terkoreksi –1,80% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.811,92 - 5.911,65. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 September 201814 Sep 2018 09:05

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 60,12 poin atau menguat 1,04% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.834,76 - 5.865,07. Sebanyak 239 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 September 201812 Sep 2018 08:48

IHSG di perdagangan Senin kemarin ditutup terkoreksi. IHSG ditutup turun 20,35 poin atau terkoreksi –0,35% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah yang mana secara [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 September 201806 Sep 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi signifikan. IHSG ditutup turun 221,80 poin atau terkoreksi –3,76% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dan secara [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 September 201805 Sep 2018 08:47

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari keempat secara beruntun. IHSG ditutup turun 62,28 poin atau terkoreksi –1,04% setelah di sepanjang sesi [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 September 201804 Sep 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 50,88 poin atau terkoreksi –0,85% setelah bergerak sideways dalam range 5.954,93 - 6.026,92. Sebanyak 261 saham ditutup melemah, 133 [ ... ]

Read more...
Morning Note 3 September 201803 Sep 2018 08:58

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 0,50 poin atau terkoreksi tipis –0,01% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range –5.940,65 [ ... ]

Read more...
Morning Note 31 Agustus 201831 Aug 2018 08:50

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 46,19 poin atau terkoreksi –0,76% setelah bergerak sideways dalam range 6.013,37 - 6.086,94. Sebanyak 223 saham ditutup melemah, 145 [ ... ]

Read more...
Morning Note 30 Agustus 201830 Aug 2018 09:29

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya meski di hampir sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup naik 22,50 poin atau menguat 0,37% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 29 Agustus 201829 Aug 2018 09:09

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 16,68 poin atau menguat 0,28% setelah bergerak dalam range  6.023,22 -  6.065,25. Sebanyak 176 saham ditutup menguat, 194 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Agustus 201828 Aug 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 57,22 poin atau menguat 0,96% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.993,70 - 6.025,97. Sebanyak 221 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Agustus 201827 Aug 2018 08:45

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 14,23 poin atau terkoreksi –0,24% setelah bergerak sideways dalam range 5.949,61 - 5.993,60. Sebanyak 203 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 24 Agustus 201824 Aug 2018 08:39

IHSG  diperdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 38,68 poin atau menguat 0,65% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Agustus 201823 Aug 2018 08:50

IHSG di perdagangan Selasa kemarin sebelum libur Idul Adha, kembali melanjutkan penguatannya.  IHSG ditutup naik 52,11 poin atau menguat 0,88% setelah di sepanjang sesi perdagangan [ ... ]

Read more...
Morning Note 21 Agustus 201823 Aug 2018 08:19

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 108,39 poin atau menguat 1,87% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.833,54 -  5.919,33. Sebanyak 266 [ ... ]

Read more...