News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 28 Agustus 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 57,22 poin atau menguat 0,96% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.993,70 - 6.025,97. Sebanyak 221 saham ditutup menguat, 150 saham melemah dan 134 saham stagnan. Sebanyak sembilan sektor ditutup menguat yang dipimpin oleh sektor Infrastruktur dan Aneka Industri. Sementara sektor Consumer menjadi satu-satunya sektor yang ditutup melemah. Menguatnya IHSG kemarin sejalan dengan penguatan indeks di bursa Wall Street yang diikuti oleh penguatan indeks di bursa kawasan regional, setelah pelaku pasar merespon positif pernyataan ketua The Fed AS, Jerome Powell, yang menyebutkan bahwa The Fed AS akan tetap melanjutkan kenaikan suku bunganya secara bertahap. Meskipun sentimen tersebut sempat menekan pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar yang sempat nyaris menyentuh level Rp. 14.700/US$, namun pergerakan nilai tukar Rupiah mampu bergerak menguat hingga di bawah level Rp. 14.600/US$. Sementara investor asing kemarin tercatat melakukan aksi beli bersih di pasar reguler mencapai Rp. 944,51 miliar.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup menguat yang ditandai dengan indeks Nasdaq dan indeks S&P yang mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya. Indeks Dow ditutup menguat 1,01%, Indeks Nasdaq menguat 0,91% yang untuk pertama kalinya ditutup di atas level 8.000 dan Indeks S&P menguat 0,77%. Penguatan indeks tadi malam ditopang oleh sentimen tercapainya kesepakatan perdagangan antara AS dengan Meksiko. Dilansir dari Reuters, seorang pejabat senior perdagangan AS mengumumkan tercapainya kesepakatan dengan Meksiko untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) serta mengungkapkan bahwa pembicaraan perdagangan dengan Kanada diharapkan akan segera dimulai. Prospek perdagangan yang optimistis lebih lanjut didorong oleh kabar bahwa pemerintah AS mendesak Uni Eropa untuk mempercepat perundingan tarif. Presiden Trump mengatakan bahwa kesepakatan baru tersebut akan disebut dengan Perjanjian Perdagangan AS - Meksiko dan kesepakatan bilateral tersebut akan sangat istimewa bagi para petani dan sektor manufaktur. Adapun saham sejumlah emiten yang sensitif dengan isu perang dagang seperti Boeing dan Caterpillar, mengalami kenaikan masing-masing 1,2% dan 2,8% sehingga mendorong kenaikan saham sektor industri dan indeks Dow. Sementara saham sektor teknologi juga turut menopang penguatan indeks Nasdaq dan S&P.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,74%. Penguatan tersebut turut ditopang oleh sentimen tercapainya kesepakatan perdagangan antara AS dengan Meksiko.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatannya seiring meredanya sentimen perang dagang untuk sementara setelah AS mencapai kesepakatan dagang dengan Meksiko dan diharapkan segera memulai pembicaraan perdagangan dengan Kanada, serta juga dibayangi oleh aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6003/5982 - 6035/6046.

Cermati :
ADRO, TLKM, TKIM, ITMG, UNTR, BBTN, TOPS, BMRI
    

          
BERITA EMITEN

SMBR : Segera merampungkan akuisisi tambang batubara dengan kalori 3.000-4.000 Kcal/kg. Untuk memuluskan aksi korporasi tersebut, perseroan telah menyiapkan investasi sebesar Rp. 300 miliar. Perseroan tengah menyeleksi beberapa tambang yang potensial diambil alih dan berada dekat operasional perseroan di Sumatera Selatan.Tambang tersebut dapat memenuhi 50% kebutuhan batubara untuk operasional perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
TINS : Tengah menjajaki peluang untuk menggarap tambang timah di Myanmar. Perseroan juga berniat mendirikan pabrik pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) di Nigeria. Rencana pendirian smelter di Nigeria merupakan tindak lanju implementasi kerja sama dengan Topwide Venture Ltd. Perseroan saat ini juga sedang melakukan studi kelayakan untuk kerja sama dengan sebuah perusahaan tambang timah baru di Myanmar. Perseroan juga akan meningkatkan nilai persediaan timah kadar rendah menjadi dual kali lipat atau sebesar Rp. 3,2 triliun seiring dengan penggunaan fuming dan teknologi ausmelt.
Rekomendasi : Netral
 
PGAS : Akan membayar transaksi pembelian 51% saham PT. Pertamina Gas (Pertagas). Perseroan bakal merealisasikannya dalam dua tahap. Pada tahap pertama atau pada September 2018, perseroan berniat membayar 50% dari total nilai transaksi sekitar Rp. 16,6 triliun. Sementara sisanya akan dibayarkan pada semester I-2019.
Rekomendasi : Netral
 
TRAM : Menjual anak usahanya yakni PT. Trada Dryship, karena perseroan ingin fokus mengembangkan bisnis pertambangan batubara dan jasa pertambangan batubara serta menguatkan bisnis pengangkutan curah kering yaitu kapal-kapal tunda dan tongkang.
Rekomendasi : Netral
 
UNTR : Menargetkan dapat merampungkan akuisisi 95% saham PT. Agincourt Resources di tambang Martabe - Sumatera Utara dalam 4-5 bulan ke depan atau paling lambat Januari 2019. Nilai transaksi tersebut mencapai US$ 1,2 miliar. Di sepanjang Januari-Juli 2018, perseroan menjual Komatsu mencapai 2.876 unit atau 63,9% dari total target penjualan  tahun ini. Sebagian besar penjualan Komatsu tersebut atau 55% dipasarkan untuk segmen pertambangan. Perseroan menargetkan penjualan alat berat pada tahun ini sebesar 4.500 unit atau naik 700 unit dibanding realisasi tahun 2017 yang sebesar 3.800 unit. Pada tahun 2019, perseroan membidik penjualan alat berat dapat meningkat 10% atau mencapai 5.000 unit.
Rekomendasi : Netral
 
SRIL : Menargetkan porsi ekspor pada tahun ini mencapai 60% dari total penjualan. Pada tahun lalu porsi ekspor mencapai 54% dari penjualan. Perseroan akan memfokuskan ekspor ke kawasan Asia dan kawasan Timur Tengah. Perseroan optimis target kenaikan penjualan sebesar 35%-40% dan laba bersih sebesar 20%-25% dapat tercapai di tahun ini. Untuk merealisasikannya, perseroan akan melakukan normalisasi kapasitas produksi yang baru serta melakukan efisiensi produksi dan operasional.
Rekomendasi : Netral
 
MIKA : Menyiapkan dana sebesar Rp. 2 triliun untuk memperluas jaringan dengan membangun sejumlah rumah sakit baru. Dalam waktu tiga tahun ke depan, perseroan akan mendirikan 6 rumah sakit baru dan satu dari enam rumah sakit tersebut telah beroperasi pada Juni 2018.
Rekomendasi : Netral
 
LSIP : Mematok pertumbuhan produksi minyak sawit mentah (CPO) sekitar 4%-8% menjadi 404.560 ton-420.120 ton pada tahun 2018. Perseroan juga akan memperbaiki kebun kakao milik perseroan yang terletak di Jawa Timur dan Sulawesi Utara seiring dengan beroperasinya pabrik pengolahan kakao milik PT. Indoagri Daitocacao di Purwakarta-Jawa Barat pada tahun 2019 mendatang.
Rekomendasi : Netral
 
IPO : PT. Madusari Murni Indah memangkas jumlah saham yang ditawarkan pada penawaran umum perdana (IPO) dari semula 495,94 juta unit menjadi 351 juta unit saham atau 15,03% saham. Perseroan menetapkan harga pelaksanaan Rp. 580 per unit sehingga berpeluang untuk meraih dana sebesar Rp. 203,58 miliar.
 
Anak usaha PT. Wijaya Karya Tbk (WIKA) yakni PT. Wika Industri & Konstruksi dan PT. Wijaya Karya Realty, akan menggelar penawaran umum perdana (IPO) saham pada September I-2019.

Morning Meeting

Morning Note 21 November 201821 Nov 2018 08:49

IHSG di perdagangan Senin, awal pekan kemarin sebelum libur, mengakhiri penguatan beruntunnya dan ditutup terkoreksi. IHSG ditutup turun 7,05 poin atau terkoreksi –0,12% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 November 201816 Nov 2018 09:05

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga secara beruntun. IHSG di tutup naik 97,44 poin atau menguat 1,66% setelah di sepanjang sesi perdagangan [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 November 201814 Nov 2018 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 58,15 poin atau menguat 1,01% setelah bergerak sideways dalam range 5.747,53 - 5.850,38. Sebanyak 168 saham ditutup menguat, 188 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 November 201813 Nov 2018 09:10

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 97,10 poin atau melemah –1,65% setelah bergerak melemah di hampir sepanjang sesi perdagangan. [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 November 201812 Nov 2018 08:55

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin mengakhiri rally-nya selama delapan hari beruntun dan ditutup terkoreksi signifikan. IHSG ditutup turun 102,65 poin atau terkoreksi –1,72% [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF