News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 21 Agustus 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 108,39 poin atau menguat 1,87% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.833,54 -  5.919,33. Sebanyak 266 saham ditutup menguat, 130 saham melemah dan 114 saham stagnan. Semua sektor yang diperdagangkan ditutup menguat dengan dipimpin oleh sektor Aneka Industridan Industri Dasar. Menguatnya IHSG kemarin sejalan dengan penguatan mayoritas indeks di bursa kawasan regional dan global. Penguatan tersebut seiring dengan rencana pertemuan antara delegasi dagang AS dengan delegasi dagang Tiongkok yang dijadwalkan di selenggarakan di Washington-AS pada 21 Agustus-22 Agustus 2018 untuk membicarakan titik temu antara kedua negara terkait dengan perselisihan dagang sebagai akibat kebijakan tarif impor yang dilakukan oleh AS.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam masih melanjutkan penguatannya. Indeks Dow ditutup menguat 0,35%, Indeks Nasdaq menguat 0,06% dan Indeks S&P menguat 0,24%. Menguatnya indeks tadi malam dipicu oleh optimisme pelaku pasar atas perundingan perdagangan antara AS dengan Tiongkok. Pelaku pasar di bursa AS masih menantikan dilakukannya perundingan dagang antara AS dengan Tiongkok yang dijadwalkan diselenggarakan pada akhir pekan ini. Sentimen tersebut mendorong menguatnya saham-saham berbasis industri, material dan energi. Namun penguatan tersebut tertahan oleh sikap Presiden Donald Trump yang mengkritik langkah The Fed AS dalam menaikkan suku bunga acuannya. Hal tersebut ditandai dengan pergerakan turun indeks di bursa AS di 10 menit menjelang sesi perdagangan berakhir setelah Presiden Trump mengatakan bahwa dirinya ‘tidak senang’ dengan ketua The Fed AS, Jerome Powell, dan menuduh Tiongkok serta Eropa telah memanipulasi mata uangnya masing-masing. Selain perundingan dagang, investor juga akan mengamati kebijakan The Fed AS. Besok, 22 Agustus 2018, The Fed dijadwalkan akan merilis notulensi rapatnya di awal bulan ini, yang mana notulensi rapat tersebut diprediksi akan mengindikasikan keyakinan The Fed terhadap pertumbuhan ekonomi AS dan komitmen atas kenaikan suku bunga lanjutan. Selain itu, pada akhir pekan ini, ketua The Fed AS beserta pimpinan bank sentral lainnya dijadwalkan akan bertemu di Jackson Hole-Wyoming, dengan agenda pertemuan membahas masalah rendahnya inflasi, rendahnya pertumbuhan upah dan lemahnya pertumbuhan produktivitas dalam perekonomian AS.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,34% yang didorong oleh menguatnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar dan sikap wait & see investor jelang perundingan dagang antara AS dengan Tiongkok.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan rawan akan aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5843/5795 - 5929/5967. Cermati :
TLKM, UNTR, WIKA, AKRA, BBNI, BBRI, BBTN, EXCL, GGRM, HMSP, MNCN, PGAS.
   
       
BERITA EMITEN

BFIN : PT. Aryaputra Teguharta (APT) memastikan bakal menggugat Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, jika kedua lembaga tersebut tidak menindaklanjuti permasalahan 32,32% sagam milik APT di perseroan yang hilang sejak tahun 2001.
Rekomendasi : Netral
 
IBFN : Berencana melaksanakan penawaran sebanyak-banyaknya 264.579.856 saham biasa seru B. Saham tersebut setara 16,67% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penambahan modal dengan HMETD. Setiap pemegang lima saham biasa seri A berhak untuk satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp. 400 per saham dengan target perolehan dana sekitar Rp. 105,83 miliar. Rights issue tersebut disertai penerbitan waran seri I sebanyak 449.785.755 unit. Seluruh dana yang diperoleh rencananya akan digunakan untuk modal kerja perseroan dan untuk keperluan ekspansi usaha.
Rekomendasi : Netral
 
FAST : Menargetkan proyeksi penjualan sebesar Rp. 6,16 triliun hingga akhir Desember 2018 atau tumbuh 13,4% dibanding tahun 2017. Hingga Juni 2018, pendapatan perseroan mencapai Rp. 2,96 triliun atau naik 13,8% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp. 2,6 triliun. Perseroan juga menargetkan penambahan 35 gerai baru restoran dan 20 KFC Box di seluruh Indonesia,
Rekomendasi : Netral
 
JSMR : Tengah menyusun studi kelayakan proyek akses jalan tol ke Pelabuhan Patimban dari Tol Cikopo-Palimanan. Studi kelayakan tersebut diharapkan tuntas pada tahun ini sehingga proyek tersebut segera bisa ditender. Dan perseroan akan bekerja sama dengan investor asal Jepang untuk membangun jaringan jalan tol ke Pelabuhan Patimban tersebut.
Rekomendasi : Netral
 
SMCB : Isu divestasi 80,6% saham Lafarge Holcim Ltd di perseroan kian santer beredar. Jika terealisasi, hal tersebut akan menjadi pintu masuk konsolidasi industri semen di Indonesia. Dilansir dari Bloomberg, sejumlah perusahaan Asia seperti Taiheiyo Cement Corp dari Jepang dan YLT Corp dari Malaysia tengah melirik rencana divestasi tersebut. Dua produsen semen Indonesia yakni PT. Semen Gresik Tbk (SMGR) dan PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) juga dikabarkan turut tertarik dengan rencana divestasi saham perseroan tersebut.
Rekomendasi : Netral
 
WSKT : Mengantongi kontrak baru Rp. 9 triliun hingga Juli 2018, yang ditopang oleh proyek infrastruktur dan proyek anak usaha. Kontrak baru yang diperoleh perseroan antara lain proyek jalan tol Tebing Tinggi - Parapat Tahap I senilai Rp. 2,19 triliun dan parkir Bandara Ngurah Rai Bali senilai Rp. 207 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
LTLS : Pelemahan nilai tukar rupiah berimbas negative terhadap kinerja perseroan yang memiliki lini usaha distribusi produk bahan baku impor. Penjualan perseroan di semester I-2018 turun 2,83% dari Rp. 3,45 triliun menjadi Rp. 3,36 triliun. Sementara laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 24,3% dari Rp. 84,95 miliar menjadi Rp. 64,3 miliar yang selain didorong oleh penurunan penjualan, juga didorong oleh rugi selisih kurs yang mencapai Rp. 30,6 miliar.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 21 November 201821 Nov 2018 08:49

IHSG di perdagangan Senin, awal pekan kemarin sebelum libur, mengakhiri penguatan beruntunnya dan ditutup terkoreksi. IHSG ditutup turun 7,05 poin atau terkoreksi –0,12% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 November 201816 Nov 2018 09:05

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga secara beruntun. IHSG di tutup naik 97,44 poin atau menguat 1,66% setelah di sepanjang sesi perdagangan [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 November 201814 Nov 2018 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 58,15 poin atau menguat 1,01% setelah bergerak sideways dalam range 5.747,53 - 5.850,38. Sebanyak 168 saham ditutup menguat, 188 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 November 201813 Nov 2018 09:10

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 97,10 poin atau melemah –1,65% setelah bergerak melemah di hampir sepanjang sesi perdagangan. [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 November 201812 Nov 2018 08:55

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin mengakhiri rally-nya selama delapan hari beruntun dan ditutup terkoreksi signifikan. IHSG ditutup turun 102,65 poin atau terkoreksi –1,72% [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF