News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 10 Agustus 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 29,57 poin atau terkoreksi –0,49% setelah di sepanjang sesi perdagangan mayoritas bergerak melemah dalam range 6.055,30 - 6.105,92. Sebanyak 227 saham ditutup melemah, 152 saham menguat dan 120 saham stagnan. Sebanyak 9 sektor ditutup terkoreksi yang dipimpin oleh sektor Agri dan Pertambangan, sementara sektor Aneka Industri menjadi satu-satunya sektor yang ditutup menguat. Selain aksi profit taking, melemahnya IHSG kemarin juga turut dipengaruhi oleh melemahnya harga komoditas seperti batubara dan minyak. Selain itu sentimen makin meningkatnya tensi perselisihan dagang antara AS dengan Tiongkok juga turut mempengaruhi pergerakan IHSG. Di sisi lain, dinamika politik domestik juga turut berpengaruh dimana pelaku pasar mencermati spekulasi di sekitar pendaftaran Capres dan Cawapres tahun 2019.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi terbatas. Indeks Dow dan Indeks S&P ditutup terkoreksi masing-masing –0,29% dan –0,14%. Sementara Indeks Nasdaq masih melanjutkan relinya untuk hari kedelapan secara beruntun dengan ditutup menguat 0,04%. Menguatnya indeks Nasdaq dan mampu bertahan dari tekanan, salah satunya ditopang oleh saham Amazon dan Apple yang masing-masing menguat 0,6% dan 0,8%. Sedangkan saham Tesla anjlok –4,8% setelah CEO Tesla, Elon Musk, kembali mengumumkan rencana Tesla untuk go private. Sementara indeks S&P gagal mencapai rekor tertingginya akibat pelemahan dari saham-saham energi dan finansial masing-masing –0,9% dan –0,6%. Dari sisi data ekonomi yang dirilis tadi malam, jumlah warga AS yang mengajukan tunjangan pengangguran (Initial Jobless Claims) mengalami penurunan dari 219.000 ke 213.000 yang menunjukkan bahwa ekonomi AS yang kuat, sedang membantu menopang pasar tenaga kerja.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,04%. Meski dibuka menguat, pergerakan indeks Nikkei hari ini rawan akan tekanan seiring pergerakan nilai tukar Yen yang menguat terhadap US Dollar dan sikap investor yang lebih memilih menunggu hasil dari pembicaraan perdagangan antara Jepang dengan AS ketimbang merespon positif data pertumbuhan ekonomi Jepang yang solid. GDP Growth Rate Preliminary Jepang untuk Q2-2018 secara QoQ tumbuh 0,5% dan secara Annualized tumbuh 1,9%, yang melampaui ekspektasi.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik akhir pekan ini, pergerakan IHSG diperkirakan akan dipengaruhi oleh sikap investor yang mencermati dan mempertimbangkan dinamika politik domestik terkait pengumuman Capres dan Cawapres yang telah dilakukan tadi malam. IHSG akhir pekan ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6045/6025 - 6095/6125.

Cermati :
ASII, BBCA, BBTN, EXCL, MAPI, RALS

    
BERITA EMITEN

WIKA : Berencana menerbitkan perpetual bond dengan total Rp. 10 triliun dalam 5 tahun ke depan untuk memperkuat ekuitas perseroan yang diproyeksikan akan menembus Rp. 63 triliun pada tahun 2023.
Rekomendasi : Netral
 
AKRA : Menargetkan distribusi bahan bakar minyak pada tahun 2018 tumbuh 10% menjadi 2,2 juta kiloliter dibanding tahun 2017 yang sebanyak 2 juta kiloliter. Sentimen utama yang akan mendukung adalah membaiknya sektor pertambangan sehingga mendorong permintaan bahan bakar. Distribusi BBM perseroan sebanyak 90% dilakukan pada segmen industri sedangkan ritel melalui SPBU hanya 10%. Namun kontribusi ritel dapat meningkat seiring kerja sama perseroan dengan British Petroleum (BP) Global.
Rekomendasi : Netral
 
PZZA : Menjaga tingkat pertumbuhan penjualan per toko (same store sales growth) pada level 7% di sepanjang tahun 2018. Hingga Juni 2018, perseroan telah memiliki sebanyak 424 gerai yang terdiri atas gerai Pizza Hut sebanyak 242 gerai dan 182 gerai PHD. Di semester I-2018, perseroan telah membuka sebanyak 31 gerai baru dan berencana membuka sebanyak 29 gerai baru di semester II-2018.
Rekomendasi : Netral
 
ISAT : Membukukan rugi bersih sebesar Rp. 693,7 miliar pada semester I-2018 dibanding laba bersih sebesar Rp. 784,2 miliar pada semester I-2017. Salah satu penyebabnya adalah aturan baru yang mewajibkan registrasi kartu perdana berdampak terhadap basis pelanggan perseroan yang turun 22% pada semester I-2018. Sehingga mempersulit pertumbuhan top line sehingga pendapatan semester I-2018 turun 26,8% menjadi Rp. 11,1 triliun.
Rekomendasi : Netral
 
UNTR : Portofolio perseroan di sektor pertambangan kian gemuk seiring dengan  langkah akusisi tambang emas Martabe di Sumatera Utara senilai US$ 917,9 juta. Perseroan akan menguasai tambang emas Martabe melalui akuisisi 95% saham PT. Agincourt Resources dari Agincourt Resources Pte Ltd. Transaksi tersebut dilakukan melalui anak usahanya yakni PT. Danusa Tambang Nusantara.
Rekomendasi : Netral
 
BHIT : Otoritas Jasa Keuangan meminta perseroan untuk mengkaji ulang skema yang ditempuh untuk merealisasikan debt to equity swap atau tukar utang menjadi saham. Sebelumnya perseroan berniat melakukan konversi utang senilai Rp. 1,94 triliun menjadi 16,55 miliar saham.
Rekomendasi : Netral
 
KPIG : Berencana menerbitkan surat utang jangka menengah dengan target dana sebesar Rp. 500 miliar dan dijadwalkan diterbitkan pada Q4-2018. Dana yang diperoleh nantinya akan digunakan untuk mendukung sejumlah proyek properti yang akan dikerjakan mulai tahun ini.
Rekomendasi : Netral

IPO : PT. Trimitra Propertindo bersiap melepas saham melalui IPO sebanyak 773,30 juta saham atau setara dengan 27,69% dari modal ditempatkan dan disetor dengan harga pelaksanaan Rp. 390 miliar dan mengincar dana sebesar Rp. 301,59 miliar. Sebagian besar dana hasil IPO akan digunakan untuk membangun tower, 16% untuk membayar utang di bank dan 18% untuk keperluan modal kerja.

Morning Meeting

Morning Note 18 Desember 201818 Dec 2018 09:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 80,54 poin atau terkoreksi –1,31% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.089,31 - 6.174,22. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Desember 201817 Dec 2018 08:48

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 7,88 poin atau terkoreksi –0,13% setelah bergerak sideways dalam range 6.160,35 - 6.185,48. Sebanyak 221 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Desember 201814 Dec 2018 08:51

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 62,14 poin atau menguat 1,02% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.139,33 - 6.186,05. Sebanyak 255 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Desember 201813 Dec 2018 09:12

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 38,99 poin atau menguat 0,64% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.084,34 - 6.118,23. Sebanyak 236 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Desember 201812 Dec 2018 09:18

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 34,77 poin atau melemah –0,57% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.069,16 - 6.106,99. Sebanyak tujuh [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF