News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 9 Agustus 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 3,58 poin atau menguat tipis 0,06% setelah bergerak sideways dalam range 6.081,63 - 6.117,29. Sebanyak 180 saham ditutup menguat, 206 saham melemah dan 126 saham stagnan. Investor asing tercatat melakukan aksi jual di pasar reguler mencapai Rp. 141,40 miliar. Sebanyak lima sektor yang dipimpin oleh sektor Agri, menopang penguatan IHGS, sementara lima sektor lainnya ditutup melemah dengan pelemahan terbesar ada pada sektor Consumer yang melemah –1,43% yang menahan laju menguat lebih tinggi IHSG. Pergerakan IHSG tersebut masih dipengaruhi oleh aksi profit taking yang diimbangi oleh masih maraknya aksi beli terhadap beberapa saham unggulan. Terbatasnya pergerakan IHSG tersebut tampaknya masih dilingkupi sikap wait & see terhadap dinamika politik domestik terkait pendaftaran Capres-Cawapres untuk Pilpres 2019 mendatang.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi terbatasl. Indeks Dow dan Indeks S&P ditutup terkoreksi masing-masing –0,18% dan –0,03%. Sementara indeks Nasdaq ditutup menguat 0,06%. Sentimen yang membebani pergerakan indeks tadi malam datang dari sentimen perang dagang dan penurunan harga minyak mentah dunia. Sentimen perang dagang menghangat setelah Tiongkok mengenakan tarif impor 25% untuk barang-barang senilai US$ 16 miliar yang diimpor dari AS, dalam upaya terakhir Tiongkok dalam perselisihan dagangnya dengan AS. Sentimen tersebut menekan saham-saham sektor industri yang menekan indeks Dow dengan saham Boeing dan Caterpillar menjadi penekan utamanya. Saham Caterpillar tadi malam melemah –1,88% dan saham Boeing melemah –0,85%. Dan sentimen perang dagang tersebut juga menekan harga minyak, yang juga mempengaruhi perlambatan permintaan minyak oleh Tiongkok. Saham sektor energi dalam komponen indeks S&P melemah –0,8%. Di sisi lain, saham sektor teknologi menahan penurunan lebih dalam dari indeks dengan menguatnya saham-saham seperti Microsoft, Facebook dan Alphabet. Sementara saham Tesla melemah -,2,4% setelah dewan mengevaluasi rencana Elon Musk untuk go private. Untuk musim laporan keuangan, telah memasuki fase akhir dimana dari 440 emiten dalam komponen indeks S&P yang telah merilis laporan keuangannya, 78,6% diantaranya melampaui ekspektasi.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka terkoreksi –0,23%. Melemahnya indeks Nikkei tersebut dipicu oleh beberapa sentimen yakni antara lain penguatan nilai tukar Yen terhadap US Dollar, meningkatnya eskalasi perselisihan perdagangan antara AS dengan Tiongkok dan sikap kehati-hatian investor jelang pertemuan antara Jepang dan AS untuk membahas perdagangan.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan rawan akan tekanan dimana sentimen yang berpotensi mempengaruhi antara lain sentimen perang dagang, penurunan harga komoditas minyak dan batu bara serta dinamika politik Indonesia jelang tenggat waktu pendaftaran Capres-Cawapres. IHSG di perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6077/6061 - 6113/6133.

Cermati :
WIKA, AKRA, ASII, BBNI, GGRM, MAPI, MIKA, PGAS, TPIA.
   

BERITA EMITEN

BUMI : Memastikan akan membayar utang tranche ketiga pada Oktober 2018. Perseroan berniat melunasi sebagian pokok utang dan bunga sebesar US$ 70 juta - US$ 85 juta atau setara dengan Rp. 1 triliun - Rp. 1,2 triliun. Pembayaran tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian implementasi restrukturisasi utang perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
TDPM : Optimistis laba bersih akan melonjak menjadi US$ 12 juta pada akhir 2018 dimana di sepanjang semester I-2018 perseroan telah membukukan laba bersih sekitar US$ 6 juta. Target kenaikan laba bersih tersebut dengan memperhitungkan kenaikan kapasitas produksi, peluasan pasar serta beberapa produk baru yang akan diproduksi. Untuk semester II-2018, perseroan berniat menjaga agar tingkat utilisasi produksi dapat berkisar 84%-85%. Perseroan juga ingin meningkatkan kontribusi penjualan eskpor dari 8%-10% menjadi 15% dari total penjualan.
Rekomendasi : Netral
 
RBMS : Kembali berencana menggalang pendanaan dari publik dengan menggelar rights issue yang mana dananya nantinya akan digunakan untuk ekspansi bisnis perseroan. Perseroan juga bermaksud untuk mengakuisisi perusahaan properti lain yang tengah mengembangkan proyek hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Rekomendasi : Netral
 
BFIN : PT. Aryaputra Teguharta meminta pemegang saham perseroan untuk membatalkan rencana penjualan sahamnya kepada investor lain. Hal tersebut didasarkan atas penetapan penundaan keputusan Kemenkumham terkait perubahan anggaran dasar perseroan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada 19 Juli 2018.
Rekomendasi : Netral
 
BMRI : Menerbitkan obligasi melalui penawaran umum berkelanjutan (PUB) I tahap III tahun 2018 dengan target dana sebesar Rp. 3 triliun. Surat utang bertenor lima tahun tersebut menawarkan kupon 7,75%-8,5%. Penerbitan obligasi tersebut bertujuan untuk memperkuat struktur pendanaan bank dan ekspansi kredit perseroan. Untuk tahun ini perseroan optimis penyaluran kredit dapat tumbuh 11% secara tahunan dan akan menjaga agar non performing loan bisa berada di bawah 3%.
Rekomendasi : Netral
 
SMRA : Membukukan total marketing sales sebesar Rp. 1,5 triliun pada akhir Juli 2018. Di sepanjang semester I-2018, perseroan membukukan total marketing sales sebesar Rp. 1,15 triliun  atau setara dengan 28,75%  dari target tahun 2018 yang sebesar Rp. 4 triliun. Untuk semester II-2018 perseroan berniat melanjutkan pengembangan properti yang berada di kawasan Serpong, Bekasi, Karawang, Bandung dan Kelapa Gading Jakarta.
Rekomendasi : Netral
 
PBRX : Mengklaim memperoleh pendapatan di semester I-2018 tumbuh 10% secara tahunan dan sejalan dengan target kenaikan di tahun 2018 yang sebesar 15%. Untuk memacu peningkatan pendapatan, perseroan akan memacu produktivitas dan melakukan efisiensi.
Rekomendasi : Netral
 
TAMU : Memprediksi bahwa tahun ini belum bisa menghasilkan laba dan baru akan profit pada tahun 2019. Untuk memperlancar proyeksi tersebut, perseroan berencana mengikuti tender pengangkutan kapal dan mengakuisisi perusahaan lain.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 16 Agustus 201816 Aug 2018 09:14

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat dan mengakhiri pelemahan signifikannya di dua hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 46,72 poin atau menguat 0,81% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Agustus 201815 Aug 2018 08:53

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 91,37 poin atau terkoreksi –1,56% setelah bergerak sideways dalam range 5.744,58 - 5.890,99. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Agustus 201814 Aug 2018 08:49

IHSG di perdagangan di perdagangan kemarin ditutup turun 215,93 poin atau terkoreksi signifikan –3,55% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 366 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 Agustus 201810 Aug 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 29,57 poin atau terkoreksi –0,49% setelah di sepanjang sesi perdagangan mayoritas bergerak melemah dalam range 6.055,30 - 6.105,92. [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Agustus 201809 Aug 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 3,58 poin atau menguat tipis 0,06% setelah bergerak sideways dalam range 6.081,63 - 6.117,29. Sebanyak 180 saham ditutup menguat, 206 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 Agustus 201808 Aug 2018 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,88 poin atau terkoreksi -0,16% setelah bergerak sideways dalam range 6.079,48 - 6.113,99. Sebanyak 215 saham ditutup melemah, 168 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 Agustus 201807 Aug 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 93,59 poin atau menguat 1,56% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Sebanyak 231 saham ditutup menguat, 161 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 Agustus 201806 Aug 2018 08:51

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 4,19 atau melemah tipis –0,07% setelah bergerak sideways dalam range yang ketat di level 5.994,04 - 6.023,47. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 3 Agustus 201803 Aug 2018 08:46

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 21,70 poin atau terkoreksi –0,36% setelah bergerak sideways dalam range 6.011,72 - 6.055,07. Sebanyak 230 saham ditutup melemah, 148 [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 Agustus 201803 Aug 2018 08:44

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat atau rebound dari koreksi yang cukup signifikan di sesi perdagangan awal pekan. IHSG ditutup naik 96,98 poin atau menguat 1,63% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 1 Agustus 201801 Aug 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin mengakhiri relinya selama tujuh hari secara beruntun. IHSG ditutup turun 91,49 poin atau terkoreksi –1,51% setelah disepanjang sesi perdagangan bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 31 Juli 201831 Jul 2018 08:46

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketujuh secara beruntun dan menjadi reli terpanjang IHSG setelah 15-23 Januari 2018. IHSG ditutup naik 38,80 [ ... ]

Read more...
Morning Note 30 Juli 201830 Jul 2018 08:46

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari keenam perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 43 poin atau menguat 0,72% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Juli 201827 Jul 2018 08:56

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup menguat untuk hari kelima perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 12,25 poin atau menguat 0,21%. Menguatnya IHSG tersebut kemarin [ ... ]

Read more...
Morning Note 26 Juli 201826 Jul 2018 08:58

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 2,05 poin atau menguat 0,03% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...