News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 3 Agustus 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 21,70 poin atau terkoreksi –0,36% setelah bergerak sideways dalam range 6.011,72 - 6.055,07. Sebanyak 230 saham ditutup melemah, 148 saham menguat dan 131 saham stagnan. Dari sisi sektoral, sebanyak tujuh sektor yang dipimpin oleh sektor Aneka Industri dan Pertambangan, ditutup melemah. Sementara itu, investor asing tercatat melakukan aksi beli di pasar reguler mencapai Rp. 154,68 miliar, dimana saham-saham yang paling banyak dibeli antara lain BBCA, BBRI, UNVR dan ASII. Melemahnya IHSG tersebut didorong oleh aksi profit taking setelah di sesi perdagangan sebelumnya mengalami penguatan cukup signifikan. Selain itu, pergerakan IHSG juga turut dipengaruhi oleh melemahnya indeks di bursa kawasan regional menyusul kembali meningkatnya tensi perselisihan dagang antara AS dengan Tiongkok.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow ditutup terkoreksi tipis –0,03%. Sementara indeks Nasdaq dan indeks S&P ditutup menguat masing-masing 1,24% dan 0,49%. Penguatan indeks tadi malam khususnya indeks Nasdaq dan S&P, ditopang oleh naiknya saham Apple sebesar 2,9% yang memperpanjang relinya pasca laporan kinerja laba serta mendorong Apple tercatat sebagai perusahaan pertama di AS yang memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 1 triliun. Saham Apple mendorong penguatan indeks Nasdaq dan penguatan saham sektor teknologi sebesar 1,4% dalam komponen indeks S&P. Penguatan saham Apple juga turut mendorong saham teknologi lainnya seperti Facebook yang naik 2,7%, Alphabet naik 0,7%, Netflix naik 1,8% dan Amazon naik 2,1%. Penguatan sektor teknologi membantu mengimbangi meningkatnya ketegangan perdagangan. Tiongkok dikabarkan mendesak Amerika Serikat untuk bersikap "tenang", setelah Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer mengatakan bahwa dirinya telah diarahkan oleh Presiden Donald Trump untuk meningkatkan tarif yang diusulkan sebelumnya terhadap impor dari Tiongkok. Tiongkok juga menyebit taktik dagang AS tersebut sebagai tindakan ‘pemerasan’. Dan sentimen  perang dagang tersebut mendorong turun saham-saham sejumlah emiten industri yang sensitive terhadap isu perdagangan seperti saham Boeing dan Caterpillar, yang mendorong pelemahan indeks Dow.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,32%. Menguatnya indeks tersebut turut didorong oleh penguatan saham Apple di bursa Wall Street tadi malam dimana investor membeli saham-saham emiten yang menjadi pemasok ke Apple dan membeli saham emiten-emiten yang melaporkan kinerja pendapatan yang kuat.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan masih rawan akan tekanan dengan potensi terkoreksi secara terbatas. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5996/5981 - 6040/6049.

Cermati :
BBRI, UNVR, TPIA, MNCN, JSMR, BBTN, INDF, WIKA, AKRA
 

              
BERITA EMITEN

ADMF : Menerbitkan obligasi senilai Rp. 2,26 triliun dengan tenor 370 hari hingga 60 bulan dan menawarkan kupon pada kisaran 7,5%-9,25%. Obligasi tersebut akan diterbitkan melalui penawaran umum berkelanjutan IV tahap III tahun 2018 yang terbagi dalam lima seri.
Rekomendasi : Netral
 
ENRG : Berencana melangsungkan penambahan modal dengan HMETD atau rights issue. Dana yang diperoleh nantinya akan dugunakan untuk keperluan refinancing utang, modal kerja maupun investasi langsung ataupun tidak langsung melalui anak usaha. Untuk aksi korporasi tersebut, perseroan akan memunta persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB tanggal 7 September 2018. Adapun saham yang akan diterbitkan sebanyak-banyaknya 15 milari saham dan masikmum 3,5 miliar saham hasil eksekusi waran yang menyertai HMETD.
Rekomendasi : Netral
 
AISA : Perseroan berambisi menjadi taraf kelas dunia dengan mengupayakan peningkatan kinerja keuangan secara berkesinambungan, penguatan tata kelola perusahaan yang baik dan pembentukan divisi pemasaran global. Terkait gagal bayar utang dan bunga, perseroan akan berupaya melunasi seluruh utang yang diikuti dengan memperbaiki kembali struktur permodalan perseroan dalam waktu dekat.
Rekomendasi : Netral
 
WEGE : Sepanjang semester I-2018, perseroan mengantongi proyek konstruksi senilai Rp. 5,89 triliun. Dari total kontrak tersebut, konstruksi properti menjadi penyumbang terbesar yakni sekitar 87,6% atau setara dengan Rp. 5,2 triliun. Sisanya sekitar Rp. 732 miliar berasal dari konstruksi proyek bandara dan pelabuhan laut.
Rekomendasi : Netral
 
ADRO : Perseroan bersama dengan EMR Capital Ltd, mengucurkan dana sebesar US$ 2,6 miliar untuk mengakuisisi kepemilikan Rio Tinto di proyek Kestrel-Australias. Perseroan akan membayar sebesar US$ 1,25 miliar dan EMR Capital sebesar US$ 1,35 miliar. Sumber pendanaan akuisisi sebanyak 40% akan berasal dari ekuitas dan 60% berasal dari utang perbankan.
Rekomendasi : Netral
 
SRIL : Di semester I-2018 perseroan membukukan penjualan senilai US$ 543,76 juta atau naik 35,67% secara tahunan. Jumlah tersebut terdiri dari penjualan segmen pemintalan US$ 260,98 juta, pertenunan sebesar US$ 41,45 juta dan garmen senilai US$ 119,96 juta. Penjualan domestik mencapai US$ 251,98 juta dan penjualan ekspor sebesar US$ 291,77 juta. Laba bersih mengalami pertumbuhan sebesar 67,6% secara tahunan menjadi US$ 54,3 juta dimana salah satu pendorongnya dikarenakan perseroan memperoleh goodwill senilai US$ 25,74 juta. Untuk tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal sebesar US$ 30 juta - US$ 40 juta yang akan digunakan untuk pemeliharaan mesin dan bangunan serta penambahan kapasitas di segmen garmen dari 27 juta potong per tahun menjadi 30 juta potong per tahun.
Rekomendasi : Netral
 
BTPN : Perseroan dan PT. Bank Sumitomo Mitsui Indonesia secara resmi diumumkan merger. Penggabungan dua bank milik Sumitomo Mitsui Banking Corporation tersebut akan efektif pada 1 Januari 2019.
Rekomendasi : Netral
 
BBKP : Menargetkan pertumbuhan kredit konsumer dapat mencapai dua digit pada akhir tahun dengan mengoptimalkan kerja sama dengan lembaga jasa keuangan lainnya. Hingga semester I-2018, perseroan membukukan laba sebesar Rp. 302 miliar atau meningkat 25% secara tahunan. Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan fee based income sebesar 31%, peningkataan pendapatan bunga bersih sebesar 1,5% dan penurunan biaya operasional sebesar 9%.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 23 Oktober 201823 Oct 2018 09:01

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 3,14 poin atau menguat 0,05% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak sideways dalam range 5.827,63 - 5.869,65. Sebanyak 184 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Oktober 201822 Oct 2018 08:44

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 7,95 poin atau tekoreksi –0.14% setelah bergerak sideways dalam range 5.796,78 - 5.861,99. Sebanyak 204 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 Oktober 201819 Oct 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 23,38 poin atau terkoreksi –0,40% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.811,93 - 5.858,79. Melemahnya [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Oktober 201818 Oct 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 67,80 poin atau menguat 1,17% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.819,18 - 5.868,62. Sebanyak 278 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Oktober 201817 Oct 2018 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 73,56 poin atau menguat 1,28% setelah mayoritas bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range 5.719,51 - 5.800,82. Sebanyak  [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • yuk nabung saham, IDX
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF