News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 2 Agustus 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat atau rebound dari koreksi yang cukup signifikan di sesi perdagangan awal pekan. IHSG ditutup naik 96,98 poin atau menguat 1,63% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.945,44 - 6.034,55. Sebanyak 251 saham ditutup menguat, 135 saham melemah dan 119 saham stagnan. Seluruh sektor yang diperdagangkan ditutup menguat yang dipimpin oleh sektor Aneka Industri dan Industri Dasar. Menguatnya IHSG kemarin didorong oleh aksi beli terhadap saham-saham yang mengalami penurunan di sesi perdagangan sebelumnya  serta saham-saham unggulan yang tertahan penurunannya. Selain itu aksi beli investor asing yang mencapai Rp. 675 miliar juga turut menopang penguatan IHSG
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow dan Indeks S&P ditutup terkoreksi masing-masing –0,32% dan –0,10%. Sementara indeks Nasdaq ditutup menguat 0,46%. Penurunan indeks Dow dan S&P tadi malam didorong oleh penurunan sektor energi dan industri, sementara penguatan saham Apple dan shaam teknologi lainnya membantu penguatan indeks Nasdaq. Sentimen yang mempengaruhi pergerakan indeks tadi malam salah satunya datang dari kebijakan The Fed AS yang memutuskan tidak mengubah suku bunga acuannya. The Fed menegaskan pandangannya kembali bahwa perekonomian AS sedang tumbuh, bursa kerja menguat dan inflasi terus bergerak pada kisaran target The Fed yakni sebesar 2% sejak terakhir kalinya menaikkan suku bunga pada Juni 2018 yang lalu. Sentimen lainnya yang khususnya menekan indeks Dow dan S&P, datang dari Gedung Putih. Presiden Trump dikabarkan telah mengarahkan Perwakilan Perdagangan AS, Robert Lightizer untuk mempertimbangkan kenaikan tarif impor pada barang-barang asal Tiongko senilai US$ 200 miliar menjadi 25% dari sebelumnya 10%. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mendesak Tiongkok mengubah tindakannya. Pemerintah Tiongkok pun bereaksi keras dan menyebut langkah AS tersebut sebai ‘pemerasan’. Dan pemerintah Tiongkok pun memperingatkan AS bahwa pihaknya akan merespon kebijakan AS tersebut dengan cara yang sama. Sebagai dampak dari sentimen tersebut, saham sektor industri dalam komponen indeks S&P melemah –1,3%. Di sisi lain, saham-saham sektor energi mengalami tekanan akibat kenaikan stok minyak mentah AS dan kenaikan tak terduga pada produksi minyak OPEC.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,31%. Memanasnya kembali perselisihan dagang antara AS dengan Tiongkok serta menguatnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar, menjadi sentimen penekan melemahnya indeks Nikkei pagi ini.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan dibayangi oleh sentimen perang dagang dan aksi profit taking.IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5974/5915 - 6063/6093.
Cermati :
PGAS, INDY, BBCA, BBRI, INDF, INTP, LSIP, PTBA, TLKM
 
            
BERITA EMITEN

ADRO : Perseroan dan EMR Capital Ltd melalui perusahaan patungan, Kestrel Coal Resources Pty Ltd, telah merampungkan akuisisi 80% saham milik Rio Tinto di tambang batubara kokas Kestrel-Australia. Untuk mengoperasikan tambang tersebut, Kestresl Coal Resources bekerja sama dengan Mitsui Coal Australia.
Rekomendasi : Buy
 
PPRE : Meraih peningkatan laba bersih sebesar 592% dari Rp. 28,2 miliar menjadi Rp. 195,2 miliar di semester I-2018. Pertumbuhan tersebut didukung atas lonjakan pendapatan bersamaan dengan kenaikan margin keuntungan perseroan. Pendapatan konsolidasi perseroan meningkat sekitar 359% dari Rp. 290 miliar menjadi Rp. 1,33 triliun. Lonjakan tersebut didukung atas pertumbuhan pendapatan seluruh segmen perseroan. Perseroan juga memproyeksikan penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur yang akan menjadi katalis positif kinerja keuangan perseroan di semester II-2018. Perseroan juga membentuk lini bisnis baru di semester I-2018 yakni erector dimana segmen tersebut akan melayani pembangunan pembangkit listrik.
Rekomendasi : Netral
 
TPIA : Perseroan meraih pinjaman senilai total US$ 1,05 miliar dari sejumlah bank untuk mendanai ekspansi, memperkuat modal kerja dan mengurangi risiko fluktuasi nilai tukar. Salah satu pinjaman adalah fasilitas kredit modal kerja sebesar US$ 120 juta dari Bank Mandiri. Perseroan berniat menggunakan fasilitas tersebut untuk meningkatkan kinerja usaha dan memperkuat pertumbuhan bisnis ke depan.
Rekomendasi : Netral
 
MARK : Membukukan kinerja yang positif di semester I-2018. Perseroan membukukan kenaikan pendapatan sebesar 46,9% menjadi Rp. 155 miliar yang sebesar 97% berasal dari pasar ekspor. Laba bersih perseroan sebesar Rp. 36,5 miliar atau naik 132% dibanding semester I-2017 yang sebesar Rp. 15,7 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
META : PT. Metro Pacific Tollways Indonesia menggelar penawaran tender wajib atau mandatory tender offer untuk membeli sisa saham perseroan. Metro Pacific akan membeli sebanyak-banyaknya 6,73 miliar saham atau 44,21% yang dimiliki oleh pemegang saham lain dengan harga Rp. 211  per saham. Tender offer akan digelar pada 1-30 Agustus 2018 dan tanggal penyelesaian penawaran tender pada 10 September 2018.
Rekomendasi : Netral
 
MAPI : Membukukan peningakatan pendapatan sebesar 18% di semester I-2018 menjadi Rp. 9,1 triliun. Laba bersih melonjak 187% dari Rp. 175 miliar menjadi Rp. 503 miliar. Laba bersih yang dinormalisasi sebesar Rp. 487 miliar dan persentase laba bersih terhadap penjualan adalah sebesar 5,3%. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh banyak peningkatan dari bisnis department store seiring dengan restrukturisasi, rasionalisasi merek dan penutupan non performing stores.
Rekomendasi : Netral
 
BJBR : Membukukan laba bersih Rp 903 miliar di semester I-2018 atau tumbuh 9,2% dibanding semester I-2017 yang sebesar Rp. 827 miliar dan di atas rata-rata industri perbankan per Mei 2018 yang sebesar 7,7% secara tahunan. Perolehan laba bersih tersebut ditopang oleh net interest income yang tumbuh 3,7% dan fee based income yang tumbuh 20,3%. Selain itu biaya cadangan kerugian penurunan nilai berhasil diturunkan sebesar 48,9%.
 
BTPN : Perseroan dan PT. Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI) mempublikasikan ringkasan rancangan penggabungan usaha atau merger pada hari ini. Bank hasil merger tetap memakai nama BTPN dengan total aset mencapai Rp. 179 triliun.
Rekomendasi : Netral
 
SGRO : Mengestimasi produksi minyak sawit mentah atau CPO pada semester II-2018 akan tumbuh 30%-40% dibanding semester I-2018. Kinerja di semester I-2018 ditopang oleh peningkatan volume produksi dan penjualan pada Q2-2018. Di semester I-2018 perseroan memproduksi CPO sebanuak 155.216 ton atau naik 13,54% secara tahunan.
Rekomendasi : Netral
 
TOWR : Telah memperpanjang perjanjian sewa dan akan menyelesaikan 1.100 titik menara pesanan di semester II-2018. di Q2-2018 perseroan meraih pendapatan sebesar Rp. 1,44 triliun atau tumbuh 8,5% secara tahunan sejalan dengan kenaikan pendapatan dari 1.300 titik sewa baru. Hingga akhir semester I-2018, perseroan secara konsolidasi memiliki sebanyak 16.790 menara telekomunikasi.
Rekomendasi : Netral
    

Morning Meeting

Morning Note 24 Mei 201924 May 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya dengan ditutup naik 93,06 poin atau menguat 1,57% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Sebanyak 294 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Mei 201923 May 2019 09:49

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 11,74 poin atau terkoreksi –0,20% setelah bergerak sideways dalam range 5.918,90 - 5.966,80. Sebanyak 193 saham ditutup melemah, 193 [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Mei 201922 May 2019 09:39

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 44,25 poin atau menguat 0,75% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.925,42 - 5.996,54. Sebanyak 243 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 Mei 201920 May 2019 08:52

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan koreksinya dan merupakan pelemahan untuk hari ke lima secara beruntun. IHSG ditutup turun 68,87 poin atau terkoreksi –1,17% [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Mei 201917 May 2019 09:01

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari keempat secara beruntun. IHSG ditutup turun 85,15 poin atau melemah –1,42% setelah bergerak dalam range [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF