News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 31 Juli 2018

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketujuh secara beruntun dan menjadi reli terpanjang IHSG setelah 15-23 Januari 2018. IHSG ditutup naik 38,80 poin atau menguat 0,65% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.994,08 - 6.027,94. Sebanyak 217 saham ditutup menguat, 172 saham melemah dan 126 saham stagnan. Penguatan IHSG tersebut masih didorong oleh aksi beli oleh investor asing dan rilis laporan keuangan emiten untuk Q2-2018. Selain itu, stabilnya pergerakan nilai tukar Rupiah, juga menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,57%, Indeks Nasdaq terkoreksi –1,39% dan Indeks S&P terkoreksi –0,57%. Melemahnya indeks tadi malam salah satunya didorong oleh tekanan jual yang meluas terhadap saham-saham sektor teknologi. Saham Netflix dan Facebook mengalami pelemahan masing-masing sebesar –5,70% dan –2,19% serta saham Microsoft yang melemah –2,15%. Indeks teknologi mengalami pelemahan sebesar –1,8% tadi malam dikarenakan sikap investor yang memilih aksi ambil untung dan mengalihkan asetnya ke sektor lain menjelang musim pemilu AS jangka menengah yang bergejolak. Pemilu paruh waktu tersebut sendiri direncanakan akan berlangsung pada bulan November 2018 mendatang. Selain itu, sentimen positif dari  data ekonomi sektor perumahan yang masih mengalami kenaikan, tidak mampu meredam penurunan indeks. Data tersebut yakni Pending Home Sales periode Juni 2018 secara MoM naik sebesar 0,9% namun secara YoY masih tercatat turun sebesar –2,5%.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka terkoreksi –0,32% yang didorong oleh melemahnya indeks di bursa Wall Street tadi malam dan sikap kehati-hatian pelaku pasar yang menantikan hasil pertemuan Bank of Japan.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG hari ini diperkirakan berpotensi untuk kembali melanjutkan penguatannya seiring rilis laporan keuangan sejumlah emiten, dan berpotensi dibayangi oleh aksi profit taking. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam range 6005/5983 - 6038/6049.
Cermati :
BBNI, BBRI, BMRI, INDY, PTBA, LPPF, KLBF, MYOR, SCMA, HMSP.
   
          
BERITA EMITEN

GIAA : Berencana mencari pinjaman maksimal sebesar US$ 500 juta melalui skema sindikasi maupun bilateral. Saat ini perseraon tengah bernegosiasi dengan 1-2 bank terkait pinjaman dengan skema bilateral. Perseroan memperkirakan pinjaman bilateral tersebut sebesar US$ 100 juta - US$ 200 juta. Sedangkan pinjaman sindikasi mengincar dana sebesar US$ 300 juta.
Rekomendasi : Netral
 
WIKA : Merevisi naik target kontrak baru tahun 2018 dari Rp. 57,42 triliun menjadi Rp. 58,11 triliun. Hingga akhir semester I-2018, perseroan sudah membukukan kontrak baru Rp. 20,6 triliun atau sekitar 35,45% dari target baru. Terkait kinerja semester I-2018, perseroan membukukan kenaikan pendapatan bersih dari Rp. 9,48 triliun menjadi Rp. 12,98 triliun. Sementara laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat naik dari Rp. 453,41 miliar menjadi Rp. 517,25 miliar.
Rekomendasi : Buy
 
KOBX : Membukukan lonjakan laba bersih sebesar 90,24% di semester I-2018 menjadi US$ 1,53 juta. Sementara pendapatan berhasil tumbuh sebesar 45,83% dari US$ 28,65 juta menjadi US$ 41,78 juta.
Rekomendasi : Netral
 
KRAS : Membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 34,75% menjadi US$ 854,27 juta di semester I-2018 dibanding US$ 633,97 juta di semester I-2017. Namun meski pendapatan bertumbuh, perseroan masih membukukan rugi periode berjalan mencapai US$ 16,01 juta dibanding rugi bersih sebesar US$ 56,70 juta di semester I-2017.
Rekomendasi : Netral
 
DMAS : Membukukan kenaikan total pendapatan sebesar 6,14% menjadi Rp. 246,7 miliar di semester I-2018. Sebanyak 91,9% atau Rp. 227 miliar diantaranya adalah kontribusi dari segmen industri. Meski mengalami kenaikan pendapatan, laba bersih perseroan mengalami penurunan sebesar 22,43% dari Rp. 120,9 miliar menjadi Rp. 93,78 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
ADMF : Mencatatkan laba bersih sebesar Rp. 874 miliar di semester I-2018 atau meningkat 28,34% dibanding semester I-2017 yang sebesar Rp. 681 miliar. Hal tersebut didorong oleh pendapatan bunga yang tumbuh 12% menjadri Rp. 5,2 triliun dan beban bunga yang turun 3% menjadi Rp. 2,0 triliun.
Rekomendasi : Netral
 
PSSI : Mencatatkan laba bersih sebesar US$ 4 juta pada semester I-2018 atau naik 2.859% dibanding semester I-2017 yang sebesar US$ 136.500. Hal tersebut sejalan dengan pendapatan yang naik signfikan.
Rekomendasi : Netral
 
HITS : Memperluas sektor bisnis meliputi aktivitas pengerukan pelabuhan dan pengangkutan ke luar negeri. Perseroan juga telah mengantongi kontrak di Pelabuhan Patimban-Subang setelah sebelumnya menyelesaikan pengerukan di Gresik dan Surabaya-Jawa Timur. Target bisnis pengerukan pada tahun ini diharapkan dapat berkontribusi sebesar 10%-15%.
Rekomendasi : Netral
 
ERAA : Membukukan laba bersih sebesar Rp. 435,12 miliar di semester I-2018 atau naik 212,17% dibanding semester I-2017 yang sebesar Rp. 138,98 miliar. Perseroann berencana membangun sebanyak 250 gerai baru di tahun ini dengan alokasi belanja modal sebesar Rp. 350 miliar. Dan perseroan telah menyelesaikan 40% pembangunan gerai baru di semester I-2018 dan 60% akan diselesaikan pada semester I-2018.
Rekomendasi : Buy
 
ACES : Membukukan laba periode berjalan semester I-2018 sebesar Rp. 422,41 miliar atau tumbuh 27,27% dibanding semester I-2017 yang sebesar Rp. 331,88 miliar. Sementara penjualan tumbuh 21,88% dari Rp. 2,65 triliun menjadi Rp. 3,23 trilin.
Rekomendasi : Buy

Morning Meeting

Morning Note 18 Desember 201818 Dec 2018 09:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 80,54 poin atau terkoreksi –1,31% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.089,31 - 6.174,22. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Desember 201817 Dec 2018 08:48

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 7,88 poin atau terkoreksi –0,13% setelah bergerak sideways dalam range 6.160,35 - 6.185,48. Sebanyak 221 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Desember 201814 Dec 2018 08:51

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 62,14 poin atau menguat 1,02% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.139,33 - 6.186,05. Sebanyak 255 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Desember 201813 Dec 2018 09:12

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 38,99 poin atau menguat 0,64% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.084,34 - 6.118,23. Sebanyak 236 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Desember 201812 Dec 2018 09:18

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 34,77 poin atau melemah –0,57% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.069,16 - 6.106,99. Sebanyak tujuh [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF